PALU ■ Sinergi strategis antara TNI-AD dan instansi teknis pemerintahan kembali diperkuat dalam upaya mendukung ketahanan pangan nasional di Sulawesi Tengah. Bertempat di Markas Paldam XXIII/Palaka Wira, Jalan Maluku, Kelurahan Lolu Selatan, telah dilaksanakan peninjauan perdana dan dialog kolaboratif terkait budidaya ikan Air tawar, pada Rabu (11/02).
Turut Hadir langsung dalam kegiatan tersebut yakni Kasdam XXIII/Palaka Wira, Brigjen TNI Agus Sasmita, didampingi oleh Kapaldam XXIII/Palaka Wira, Kolonel Cpl Anthoni P Sinaga, Kepala Komlekdam XXIII/PW Kol Cke Ngurah, Kepala Stasiun Pengendalian dan Pengawasan Mutu (BPPMHKP) KKP Hamza S Pi MSi, Kabid Baku Mutu Syafitrianto SPi MP, Kepala Dinas Koperasi & UMKM Prov. Sulteng, Sumarno, Komunitas P3D (Penggerak, Pemberdayaan Perikanan Darat) dan Penyuluh Perikanan Kota Palu.
Dalam kunjungan yang berlangsung sekitar satu jam tersebut, rombongan meninjau Budi daya ikan lele yang dipimpin Oleh Paldam Palaka Wira dengan melihat proses budidaya.
Selain melihat proses budidaya, para tamu juga disuguhkan dengan hasil produksi awal berupa ikan lele kemasan beku (frozen food) yang telah siap dipasarkan sebagai produk pangan sehat bagi masyarakat.
Setelah melihat proses budidaya dilanjutkan diskusi intensif sebagai Peran Strategis Pemangku Kepentingan dilapangan dengan memperjelas fungsi masing-masing instansi dalam model kerja kolaboratif ini yakni Paldam XXIII/PW, Kolonel Cpl Anthoni P Sinaga sebagai motor penggerak, Paldam menyiapkan infrastruktur dan personel yang siap berkolaborasi dengan UMKM serta masyarakat luas guna memperluas skala produksi.
Sementara Stasiun Pengendalian dan Pengawasan Mutu (BPPMHKP) KKP yang dipimpin oleh Kepala Stasiun Hamza SPi MSi bersama Kabid Baku Mutu Irmawan Syafitrianto, SPi MP memberikan dukungan penuh pada aspek teknis dengan mengawal proses sertifikasi CBIB (Cara Budidaya Ikan yang Baik) untuk menjamin keamanan pangan dan meningkatkan nilai tawar produk di pasar modern.
Dan pada Diskusi tersebut, Kepala Dinas Koperasi & UMKM Prov Sulteng, Sumarno untuk Fokus pada hilirisasi dan pemberdayaan ekonomi dan Program ini diarahkan agar dapat melahirkan wirausahawan baru dari sektor perikanan melalui pendampingan UMKM.
Penyuluh Perikanan Kota Palu Ramli yang ijut serta dalam kegiatan dan diskusi tersebut untuk bertanggung jawab memberikan edukasi teknis berkelanjutan kepada para pengelola di lapangan guna menjaga produktivitas kolam.
P3D (Penggerak, Pemberdayaan Perikanan Darat) yang dipimpin oleh Ketuanya Jackson juga mendapatkan peran untuj menyinergikan rencana kerja ini ke dalam program prioritas daerah, guna memastikan hasil dari Paldam XXIII/PW ini dapat diakomodir menjadi bahan presentasi tindak lanjut yang masif di tingkat provinsi.
Komitmen Tindak Lanjut TNI
Kasdam XXIII/PW, Brigjen TNI Agus Sasmita, mengapresiasi inovasi ini dan menekankan bahwa disiplin militer yang dipadukan dengan keahlian teknis dari dinas terkait akan menciptakan ekosistem ketahanan pangan yang tangguh.
Senada dengan hal tersebut, Kapaldam XXIII/PW, Kolonel Cpl Anthoni P Sinaga, menyatakan keseriusannya dalam menindaklanjuti dialog ini.
"Kami tidak ingin berhenti di sini. Langkah berikutnya adalah peningkatan kapasitas dan pelibatan masyarakat maupun pengusaha UMKM. Kami akan memanfaatkan peluang kolaborasi ini agar manfaat ekonomi dan ketersediaan pangan dapat dirasakan langsung oleh warga Kota Palu," tegas Kolonel Anthoni.(DhankZ)



