-->
  • Jelajahi

    Copyright © SUARANEGERI.COM | Sumber Berita Terpercaya
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan Halaman Depan

    Pro Kontra Caleg Import di Selayar, Begini Respon Ketua Himpunan Mahasiswa Pelajar Pasimarannu

    Suara Negeri
    18 November 2020, 22:31 WIB Last Updated 2020-11-18T15:35:00Z
    Viral Caleg Import, Begini Respon Ketua Himpunan Mahasiswa Pelajar Pasimarannu

    SUARA NEGERI ■  Baru-baru ini warga dunia maya dihebohkan oleh beredarnya video pernyataan dari salah satu cawabup no. urut 1, Aji Sumarno mengenai caleg import. Hal tersebut bahkan sudah dilaporkan oleh DPD Golkar kepihak Bawaslu kab. Kepulauan Selayar. 

    Berbagai tanggapan pun muncul dari sejumlah tokoh pemuda dan organisasi daerah, salah satunya ketua Himpunan Mahasiswa Pelajar Pasimarannu, Ahdiani Saiful mengatakan siapa pun yang memimpin mau itu caleg import atau pemuda asli daerah itu kalau mampu membawa masa depan daerah tersebut "why not gitu?".

    "Sebenarnya kita semua sangat mengharapkan yang kelak memimpin dan menahkodai daerah kita, khususnya Kab. Kepulauan Selayar itu tulen anak Selayar. Tapi, kembali lagi apa dia mampu atau tidak karena ketika berbicara tentang memimpin kita tidak hanya butuh dorongan "bahwa kamu bisa", tetapi kita harus melihat ke diri kita sendiri apa kita mampu atau tidak," ungkap Dian sapaan akrab ketua HMPP, pada Rabu (18/11/2020).

    Dian juga menambahkan terkait video tersebut menegaskan sebagai pemuda dan ketua organda mahasiswa dari pasimarannu mengatakan, siapapun yang menang nanti menjadi Bupati Kepulauan Selayar, baik itu caleg import atau asli pemuda Selayar itu sendiri yang terpenting mampu bertanggung jawab. 

    "Kami akan sangat mensupport semua kinerja-kinerja yang didedikasikan untuk kab. Kepulauan Selayar, khususnya daerah kami, baik itu caleg import maupun asli putra daerah yang jelas mampu membawa masa depan Selayar menjadi lebih baik," tutur Dian.

    Ketua HMPP ini menghimbau masyarakat Kepulauan Selayar untuk sukseskan pilkada kali ini dengan tenang dan sejuk agar kita mampu memilih pemimpin yang baik, meski calon Bupati Kepulauan Selayar kita berbeda pilihan karena hal itu biasa. 

    Viral Caleg Import, Begini Respon Ketua Himpunan Mahasiswa Pelajar Pasimarannu

    "Setelah pilkada ini selesai siapapun nanti yang menjadi Bupati Kepulauan Selayar, baik itu calon Bupati yang kita dukung atau tidak. Ayo sama-sama kita dukung sebab masa depan kab. Kepulauan Selayar bukan hanya di tangan pak Bupati yang terpilih, tapi seluruh pihak ikut bertanggug jawab  yaitu masyarakat kab. Kepulauan Selayar," pungkas Ketua HMPP. 

    Sedangkan, ketua Gerakan Mahasiswa Pelajar Pasilambena, Saryono mengatakan, belum melihat video itu, tapi sering dengar video terkait menyinggung caleg import.

    "Saya sering menyinggung beberapa kali dalam statusku, di beberapa grup Selayar mengenai singgungan caleg import dari salah satu cawabup Selayar tersebut," ucap Yono panggilan akrab ketua GMPP.

    Menurut ketua Gerakan Milenial Indonesia kab. Kepulauan Selayar, Muhammad Reifki Darmawang bahwa pernyataan pak aji tersebut merupakan kecacatan atau kekeliruan berlogika atau logical fallacies, seseorang menyampaikan pernyataannya dalam sebuah diskusi harus disertai dengan hal-hal yang benar.

    "Sebagai calon pemimpin tidak seharusnya mengedukasi masyarakat dengan sesuatu yang negatif, sebab buah pemikiran yang keliru itu bisa membuat sesuatu menjadi fatal dan pernyataan tersebut adhominem, anecdotal serta menggunakan cerita personal dan mengada-ada," ujar Riefki. 

    Ia juga menambahkan bahwa pernyataan tersebut appeal to emotion, terkesan memanipulasi dengan tindakan emosional untuk memperkuat argumentasinya belaka padahal itu asli kekeliruan didalamnya.

    Ketua GMI Selayar ini berharap bahwa kepada semua calon Bupati dan Wakil Bupati, mampu bersikap transparan dan senantiasa memberi motivasi serta menanamkan keyakinan pada masyarakat. 

    "Seperti kata pepatah selayar" A'bula sippappa a'munte sibatu”, siapakatau, sipakatutu dan sipakatuju. Tidak ada seseorang yang sakti sendirian, maka dari itu pemimpin masa depan harus mampu menerima arti sebuah kebersamaan dan tidak hanya menempatkan diri sebagai pemimpin, tapi juga “pelayan” dari masyarakat itu sendiri," tutup Riefki.

    ■ R-027

    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Berita Terbaru

    loading...