SUARA NEGERI | SELAYAR — Bila tidak aral melintang dan cuaca mendukung, PT. ASDP Indonesian Ferry (Persero) Cabang Selayar, rencananya akan menerapkan pola pemberangkatan extra trip.
General Manager PT. ASDP Indonesian Ferry (Persero) Fauzi yang dihubungi wartawan, pada Kamis, (22/1) siang mengungkapkan, pola extra trip dilakukan untuk mengurai kepadatan penumpang dan kendaraan pengguna jasa selama penundaan jadwal keberangkatan kapal akibat cuaca buruk.
Dua unit armada kapal ferry yang terdiri dari KMP. Takabonerate dan KMP. Balibo, dikerahkan untuk melayani penumpang serta pengguna jasa dari pintu Pelabuhan Bira-Pamatata yang tertunda keberangkatannya selama beberapa hari terakhir akibat ekstremnya kondisi cuaca.
KMP. Takabonerate akan diberangkatkan pada trip pertama dari Pelabuhan Bira, sekira pukul 04.00, Jum'at, (23/1) subuh.
Sebaliknya, KMP. Balibo akan diberangkatkan dari Pelabuhan Pamatata, tujuan Pelabuhan Bira, Bulukumba, pada hari dan jam yang sama.
Sementara untuk pemberangkatan trip kedua, akan dilaksanakan sekira pukul 07.00 Wita.
"Kendati begitu, jadwal pemberangkatan sewaktu waktu bisa mengalami perubahan dengan melihat perkembangan situasi dan kondisi cuaca real time di lapangan," katanya kepada wartawan, Kamis, (22/1)
Pemberangkatan trip pertama dan kedua dari pintu Pelabuhan Bira-Pamatata, disebut GM PT. ASDP Indonesian Ferry (Persero) Cabang Selayar, akan diprioritaskan untuk pemuatan armada kendaraan yang tertinggal di masing masing terminal pelabuhan.
Namun berbeda dari hari hari biasanya, kapal akan memberlakukan pembatasan beban untuk armada mobil truk dengan muatan maksimal 30 ton.
"Kebijakan ini diterapkan demi untuk keamanan dan keselamatan bersama seluruh pengguna jasa maupun penumpang selama dalam perjalanan pelayaran," jelasnya.
Khusus untuk persoalan pengurangan, penambahan trip sisipan akan dipertimbangkan kemudian dengan melihat dan mencermati potensi lonjakan penumpang atau peningkatan permintaan. Demikian Fauzi. (FS)


