Hari Kelima Pencarian, Nelayan Asal Saparua Ditemukan Meninggal Dunia di Perairan Waihoka

SuaraNegeri.com
Senin, 13 April 2026 | 15:31 WIB Last Updated 2026-04-13T08:31:44Z

MALUKU - Setelah lima hari pencarian intensif, Tim SAR Gabungan akhirnya menemukan Roy Souhoka (41), nelayan asal Pulau Saparua, Kabupaten Maluku Tengah, dalam kondisi meninggal dunia. Korban ditemukan di sekitar Perairan Waihoka, Desa Hulaliu, Senin (13/4) pagi.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Ambon menjelaskan bahwa pencarian terus dilakukan secara maksimal sejak hari pertama laporan diterima. Memasuki hari kelima operasi, tim kembali menyisir sejumlah titik yang telah dipetakan dalam SAR Map.

“Memasuki hari kelima pencarian, Tim SAR Gabungan bersama masyarakat setempat kembali dikerahkan untuk melakukan pencarian di beberapa titik koordinat. Hingga pada pukul 09.51 WIT, beberapa nelayan setempat berhasil menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia di sekitar Perairan Waihoka dan langsung melaporkannya kepada tim untuk proses evakuasi,” ujar Arafah.

Ia menambahkan, korban ditemukan sekitar 2,4 nautical mile dari lokasi kejadian awal. Setelah ditemukan, jenazah korban segera dievakuasi menuju Desa Haria untuk diserahkan kepada pihak keluarga.

Sebelumnya, Roy Souhoka dilaporkan terjatuh dari longboat miliknya pada 9 April 2026. Upaya pencarian awal telah dilakukan oleh nelayan setempat, namun korban belum ditemukan hingga akhirnya informasi tersebut diteruskan ke Basarnas Ambon. Operasi SAR kemudian resmi dilaksanakan selama lima hari hingga korban berhasil ditemukan.

Operasi pencarian ini melibatkan berbagai unsur, di antaranya Basarnas, Camat Saparua, Polsek Saparua, Denintel Kodam XV Pattimura, serta masyarakat setempat. 

Sementara itu, alat utama dan peralatan SAR yang digunakan meliputi Rigid Buoyancy Boat (RBB) Kansar Ambon, speed boat, dan longboat milik warga.

Selama proses pencarian, kondisi cuaca dilaporkan hujan ringan dengan angin bertiup dari barat daya hingga barat mencapai 20 knots, serta tinggi gelombang sekitar 1,25 meter.

Dengan ditemukannya korban, operasi SAR resmi dinyatakan selesai dan ditutup. 

Seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke satuannya masing-masing disertai ucapan terima kasih atas kerja sama yang telah dilakukan.(eston)
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Hari Kelima Pencarian, Nelayan Asal Saparua Ditemukan Meninggal Dunia di Perairan Waihoka

Trending Now

Iklan