SUARA NEGERI | TEGAL — Sebanyak 104 bangunan yang terdiri atas rumah warga, pondok pesantren, dan fasilitas umum di Desa Padasari, Kecamatan Jatinegara, Tegal, Jawa Tengah, rusak parah.
Ratusan rumah itu rusak akibat tanah bergerak. Terkait bencana ini, sejumlah infrastruktur desa rusak seperti tiga titik jalan desa dan jalan kabupaten, satu bendung irigasi, dan satu jembatan desa.
Ada pula bangunan mushala ikut terdampak fenomena tanah bergerak itu.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat hingga saat ini sebanyak 1.686 warga Desa Padasari, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, mengungsi akibat bencana tanah bergerak.
Sejumlah warga menyebut hingga kini, pergerakan tanah masih terjadi dan berpotensi memperluas dampak kerusakan.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menyampaikan bahwa jumlah warga terdampak mencapai 295 kepala keluarga dan masih berpotensi bertambah.
"Laporan terkini yang diterima, pada Kamis (5/2/2026), jumlah warga terdampak mencapai 295 kepala keluarga dan berpotensi bertambah seiring pergerakan tanah yang masih terus terjadi hingga saat ini," kata dia, Sabtu (7/2/2026) kemarin. (dea)
Foto : Dok BPBD Kabupaten Tegal


