Tolak Hasil Pemilu 2024, Rumah Bersama Alumni Jabar Dukung Hak Angket DPR

SuaraNegeri.com
27 Februari 2024 | 11:36 WIB Last Updated 2024-02-27T04:36:48Z

SUARA NEGERI | BANDUNG — Sejumlah alumni dari berbagai Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta di Jawa Barat yang tergabung dalam 'Rumah Bersama Alumni Jabar' menolak hasil Pilpres 2024 yang penuh dengan kejahatan dan mendukung penggunaan Hak Angket oleh DPR RI.

Diketahui hak angket DPR diinisiasi Capres nomor urut 3, Ganjar Pranowo serta didukung Capres nomor urut 1, Anies Baswedan dan partai pengusung Koalisi Perubahan.

Adapun pernyataan sikap diinisiasi oleh alumni Institut Teknologi Bandung (ITB) dan Universitas Padjadjaran (Unpad) serta dihadiri alumni dari Universitas Pendidikan Indonesia (UPI).

Selanjutnya Universitas Parahyangan (Unpar), serta A2B sebagai perwakilan alumni. Sedangkan empat poin pernyataan sikap dibacakan Atmo Arif yang merupakan alumni ITB.

"Menyikapi berbagai kontroversi dalam pelaksanaan Pilpres 2024, mulai dari keputusan MK, pendaftaran calon di KPU yang melanggar peraturan, serta berbagai dugaan kecurangan sebelum, saat, dan setelah pemungutan suara,” kata Koordinator RBA Jabar, Budi Herwansyah, dikutip Selasa (27/2/2024).

“Kami atas nama alumni perguruan tinggi yang tergabung di RBA Jawa Barat menyatakan sejumlah sikap," lanjutnya.

Berikut empat poin pernyataan sikap RBA Jabar:

Pertama, menolak hasil Pilpres 2024, karena menilai pilpres ini berjalan dengan penuh kecurangan, ketidakadilan, intervensi, intimidasi dan ancaman.

Kedua, mereka juga mendesak DPR RI segera melaksanakan hak angket untuk melakukan investigasi atas dugaan keberpihakan pemerintah kepada salah satu paslon, seperti dalam bentuk politisasi bansos dan pengerahan aparatur pemerintah.

Ketiga, kami menyatakan mosi tidak percaya kepada penyelenggara pemilu, yang terbukti dengan carut marutnya pelaksanaan pemilu dan proses penghitungan Sirekap.

Keempat, kami menyatakan akan bergabung dengan semua kekuatan masyarakat sipil yang sekarang sedang melakukan perlawanan terhadap praktek kejahatan pilpres 2024 yang diduga dilakukan secara terstruktur, sistematis, dan massif oleh penyelenggara pemilu dan pemerintah.

"Demikian pernyataan sikap Rumah Bersama Alumni Jawa Barat ini disampaikan ke publik, sebagai perjuangan menjaga marwah demokrasi yang sudah dinodai oleh kepentingan melanggengkan kekuasaan, dan ini merupakan pengkhianatan terhadap amanat dari reformasi tahun 98," pungkasnya.

Sebelumnya, Calon Presiden nomor urut 01, Anies Baswedan mendukung terkait usulan Capres 03 Ganjar Pranowo yang mendorong untuk digulirkannya hak angket dugaan kecurangan pemilu 2024 di DPR.

“Ya gini, ketika kita mendengar akan melakukan kami melihat itu ada inisiatif yang baik. Dan ketika Pak Ganjar menyampaikan keinginan untuk melakukan angket itu, Fraksi PDI Perjuangan adalah fraksi yang besar,” kata Anies kepada wartawan di kawasan Jakarta Selatan, Selasa (20/2/2024).


"Kami yakin bahwa koalisi perubahan Partai NasDem, partai PKB dan partai PKS akan siap untuk bersama-sama,” pungkasnya.

sumber: OkeZone

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Tolak Hasil Pemilu 2024, Rumah Bersama Alumni Jabar Dukung Hak Angket DPR

Trending Now

Iklan