CLOSE ADS
CLOSE ADS

Keputusan Rusia Berisiko Membuat Kelaparan di Seluruh Dunia

SuaraNegeri.com
20 Juli 2023 | 12:40 WIB Last Updated 2023-07-20T05:40:55Z

SUARA NEGERI | Ukraina — Rusia menyerang wilayah Odesa Ukraina usai berakhirnya kesepakatan ekspor gandum, sejak Senin lalu. Dengan kesepakatan itu memungkinkan Ukraina mengekspor biji-bijian secara aman melalui Laut Hitam.

Ada kekawatiran dan kecurigan kapal-kapal yang berlayar ke Laut Hitam membawa peralatan militer. Pernyataan ini muncul setelah Ukraina menuduh Rusia menyerang tempat penyimpanan biji-bijian untuk ekspor.

Kantor Kejaksaan Agung Ukraina mengatakan 10 warga sipil, termasuk seorang anak laki-laki berusia 9 tahun, terluka. 

Situs biji-bijian serta fasilitas industri, gudang, pusat perbelanjaan, gedung perumahan dan administrasi serta kendaraan juga mengalami gangguan.

"Rusia benar-benar dengan sengaja menargetkan menyerang. Serangan rudal Rusia tidak hanya dirasakan Ukraina, namun semua orang di dunia yang menginginkan kehidupan normal dan aman," kata Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy, dikutip dari Reuters, pada Kamis (20/7/2023).

PBB memperingatkan keputusan Rusia berisiko membuat kelaparan di seluruh Dunia. Sementara itu, Ukraina sedang menyiapkan rute baru untuk ekspor melalui Rumania.

Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan kapal yang melakukan perjalanan ke pelabuhan Ukraina akan dianggap sebagai pihak dalam konflik di pihak Ukraina. Rusia juga menyebut bagian tenggara dan barat laut perairan internasional Laut Hitam untuk sementara tidak aman untuk pelayaran.

Dana Moneter Internasional (IMF) pada hari Rabu mengatakan, keluarnya Rusia dari kesepakatan berpotensi meningkatkan kerawanan pangan global dan dapat menaikkan harga pangan, terutama di negara-negara miskin. Di Chicago, harga gandum AS melonjak karena perkembangan terbaru dalam perang.

Presiden Vladimir Putin mengatakan negara-negara Barat telah memutarbalikkan fakta atas kesepakatan yang telah kedaluwarsa. Namun ia menyebut Rusia siap berunding kembali jika semua persyaratan dipenuhi. (reuter/by)
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Keputusan Rusia Berisiko Membuat Kelaparan di Seluruh Dunia

Trending Now

Iklan