-->
  • Jelajahi

    Copyright © SUARANEGERI.COM | BERITA SUARA NEGERI
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Persoalan Tambang Masyarakat di Bahodopi, Siapa Yang Bertanggung Jawab?

    SuaraNegeri.com
    19 Mei 2021, 04:32 WIB Last Updated 2021-05-18T21:32:42Z

    SUARA NEGERI ■ Pertemuan antara Anggota Komisi II DPR RI dengan Awak media, sedikit membahas soal pertambangan di Dua Desa Lokasi Pertambangan Daerah Desa Siumbatu dan Desa Lalampu Kecamatan Bahodopi, Kabupaten Morowali, Provinsi Sulawesi Tengah.

    Anggota Komisi II DPR RI Drs. H. Anwar Hafid, M.Si mempertanyakan hal tersebut kepada pewarta.

    "Menurut teman-teman bagaimana mengetahui itu kondisi pertambangan disana, yang ada di desa Siumbatu dan desa Lalampu tidak ada yang pernah ribut,"Kata Anwar, pada Senin(17/05/2021). 

    Sambungnya, "yang saya lihat ini begini dari sisi Lingkungan. karena begini dulu waktu saya Bupati itu kan, luar biasa saya di sikat terus soal Lingkungan, setiap banjir habis lagi saya," Ucap Mantan Bupati Morowali ini.

    Sekarang disana itu kalau kita mau jujur, ungkap Anwar, yang menambang itu kebanyakan masyarakat, masyarakat yang nambang itu jadi masyarakat yang punya tanah mereka bisa mengambil alat dia Gali sendiri dia punya merica itu Sekarang disana, itu kejadiannya.

    "Persoalan kalau seperti itu, siapa tanggung jawab nanti soal ini, selesai. Dan dulu saya dihantam orang, orang menambang harus ada pakai jaminan reklamasi ada dana jaminan reklamasi merendah sampai sekarang, jadi terus siapa nanti yang mau reklamasi itu,"Jelasnya.

    Lanjut Anwar, Kita tidak tahu bagaimana  CSRA, ini kita belum bicara soal Peti, mau dibicara Azas manfaat saja disini. Jambreknya, CSRAnya siapa yang mau bertanggung jawab nanti, kalau itu kita suarakan. ini kan kita tidak tendensius kalau kita suarakan itu, orang tidak menilai kita, kita tidak mempersoalkan orang mau kaya silahkan kaya. Tapi yang kita ini, siapa yang bertanggung jawab nanti soal lingkungan di daerah sana itu," urainya.

    Zaman ku saja dulu, papar Anwar, kalau hujan sedikit luar biasa, saya sampai pigi jagain itu dimana-mana, sekarang tidak di jagain lagi terlalu banyak masif sekarang penambangan diatas itu jauh lebih masif dari pada jaman saya dulu. 

    "Kalau zaman saya dulu lengkap yang bertanggung jawab siapa dan Jelas. persoalannya sekarang siapa yang bertanggung jawab," pungkasnya. (Yohanes/ Jamal)
    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Berita Terbaru