-->
  • Jelajahi

    Copyright © SUARANEGERI.COM | BERITA SUARA NEGERI
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Cegah Klaster Mall, PKS Minta Pemerintah Tertibkan Kerumunan Di Pusat Perbelanjaan

    SuaraNegeri.com
    06 Mei 2021, 16:28 WIB Last Updated 2021-05-06T09:28:10Z


    SUARA NEGERI ■ Animo masyarakat untuk berbelanja jelang Lebaran tahun ini sangat besar, Wakil Ketua Fraksi PKS DPR RI Netty Prasetiyani mengkhawatirkan akan adanya lonjakan kasus positif Covid-19. 

    Kekhawatiran itu terjadi karena sejumlah tempat yang dipicu munculnya kerumunan massa seperti di pasar dan pusat perbelanjaan jelang hari raya Idul Fitri 1442 H.

    Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani kepada pewarta menyoroti makin masifnya kerumunan masyarakat saat belanja jelang hari raya.

    “Pasar dan mall ramai dikunjungi masyarakat. Sebagian besar dari mereka abai dengan protokol kesehatan. Pemerintah pusat dan daerah harus berkoordinasi untuk memantau penerapan prokes di tempat-tempat publik. Siapkan aparat yang cukup untuk mengatur,  jangan sampai kerumunan dibiarkan. Kita tidak ingin panen kasus setelah Lebaran,” kata Netty, pada Kamis (6/5).

    Mengacu pengalaman pada tahun lalu, kata Netty, jelang Lebaran tahun ini kecenderungan untuk berbelanja makin meningkat, berbeda dengan tahun lalu masyarakat masih bisa menahan diri.

    “Kondisi ini tidak boleh dibiarkan agar tidak terjadi seperti yang dialami India. Salah satu pemicu lonjakan kasus di India  adalah karena ribuan orang berenang dalam festival Kumbh Mela dan kondisi itu mirip dengan membludaknya pengunjung pasar dan mall di tanah air,” tegasnya.

    Oleh karena itu, Netty meminta pemerintah menyiapkan skenario terburuk guna mengantisipasi terjadinya lonjakan kasus positif.

    Selain itu, dia juga mengingatkan pemerintah soal potensi meningkatnya kegiatan wisata masyarakat saat libur Lebaran. Pemerintah daerah harus kerja ekstra untuk mengawasi penerapan prokes. Ini harus benar-benar disiapkan jika kita tidak ingin adanya klaster-klaster wisatawan. (*)
    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Berita Terbaru