-->
  • Jelajahi

    Copyright © SUARANEGERI.COM | BERITA SUARA NEGERI
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Atap Rumah Warga Karangsentul Jebol, Diduga Tertimpa Petasan dari Balon Udara

    SuaraNegeri.com
    15 Mei 2021, 16:09 WIB Last Updated 2021-05-15T09:09:51Z

    SUARA NEGERI ■ Sebuah rumah milik warga Kelurahan Karangsentul, Kecamataan Padamara, Kabupaten PurbaIingga mengalami kerusakan. Penyebabnya diduga akibat petasan dari balon udara yang jatuh menimpa atap rumah kemudian meledak, pada Sabtu (15/5/2021) siang.

    Polisi dari Polsek Padamara Polres Purbalingga yang mendapat laporan kejadian kemudian mendatangi TKP. Kemudian melakukan pemeriksaan dan meminta keterangan sejumlah saksi.

    Kapolsek Padamara AKP Tri Arjo Irianto mengatakan bahwa sebuah rumah milik Rodiyah (64) warga Kelurahan Karangsentul RT 4 RW 1 mengalami kerusakan pada bagian atapnya. Penyebabnya diduga akibat petasan dari balon udara yang jatuh.

    "Tidak ada korban jiwa akibat peristiwa tersebut. Namun atap rumah korban mengalami kerusakan," kata kapolsek.

    Kapolsek menjelaskan kerusakan yang dialami rumah korban berupa atap seng yang berlubang. Selain itu plafon eternit rumah korban jebol. Kerugian ditaksir mencapai Rp. 1 juta.

    Berdasarkan keterangan korban, sebelum kejadian ia sedang menonton televisi di rumah. Tiba-tiba terdengar suara benda jatuh disusul ledakan dari atap rumah. Saat dilakukan pengecekan atap rumah sudah bolong dan plafon jebol.


    Sementara itu, tetangga korban bernama Riyanto (44) mengaku melihat balon udara terbang dari arah utara sebelum peristiwa tersebut terjadi. Ia melihat sejumlah petasan yang ada di balon udara tersebut jatuh menimpa atap rumah milik Rodiyah.

    Kapolsek menambahkan terkait kejadian tersebut kita masih melakukan penyelidikan. Untuk mengetahui asal balon udara yang diterbangkan sehingga menimbulkan kerusakan rumah tersebut.

    "Kita sudah melakukan imbauan kepada masyarakat untuk tidak menerbangkan balon udara apalagi menggunakan petasan karena membahayakan. Namun sepertinya warga masih ada yang tetap menerbangkan balon udara," pungkasnya.

    (Imam Santoso/ Hms)
    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Berita Terbaru