-->
  • Jelajahi

    Copyright © SUARANEGERI.COM | Aktual - Objektif - Berimbang
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan Halaman Depan

    HipmikindoTawarkan Percepatan Pemulihan Ekonomi, Begini Paparan Syahnan Phalipi

    SuaraNegeri.com
    24 April 2021, 16:09 WIB Last Updated 2021-04-24T09:09:03Z

    SUARA NEGERI ■ Para pelaku usaha UMKM anggota Hipmikindo yang telah  melakukan beberapa kali survey, ternyata masalah yang mereka hadapi pada masa  pandemi covid 19 ini berkutat pada dua aspek yaitu Permodalan, dan Pemasaran  

    Krisis yang masih melanda dunia saat ini dan sangat memukul hampir semua sektor kehidupan manusia, terlebih bidang ekonomi walau pertumbuhan masih negatif, namun sudah terlihat tanda-tanda menuju kearah yang lebih baik. 

    Sebagai negara yang memiliki jumlah UMKM sangat banyak, menurut data Kemnekop UKM saat ini jumlahnya diatas 64 juta entitas, bahkan dalam  berkali-kali kesempatan Syahnan Phalipi Ketua Umum dan Founder DPP Himpunan Pengusaha Mikro dan Kecil Indonesia (HIPMIKINDO) menyebutkan bahwa faktanya negara kita ini adalah negara UMKM.

    "Sebab sangat masuk akal karena kontribusi UMKM terhadap PDB diatas 60%. Sementara penyerapan tenaga kerja juga sangat tinggi diatas 99%, untuk ekspor pun menyumbang sekitar 20% sebelum krisis covid," katanya, saat berbicara dalam Fokus Group Discussion (FDG) yang difasilitasi oleh Kemenko PMK, dengan tema Optimalisasi entrepreneur center untuk meningkatkan akses keuangan UMKM, pada Sabtu (24/04). 

    Belum lagi, lanjut Syahnan Phalipi, faktor penyumbang lahirnya para entrepreneur/pengusaha besar sukses,  saat mereka menjadi wirausaha pemula pemuda maupun star-up mayoritas  mengawali  bisnisnya dari pelaku UMKM.

    Meski demikian, Syahnan Phalipi berpendapat Indonesia masih sangat kekurangan Wirausaha. Jumlah wirausaha kita masih sekitar 3,9% jauh dibanding negara-negara maju yang sudah diatas 10%. 

    "Pemerintah sepertinya memahami bahwa UMKM ini harus ditolong segera, apalagi setelah lahirmya Undang-undang Omnibuslaw no:11 tahun 2020 tentang Ciptakerja    berbagai turunan undang-undang tersebut sudah lahir PP no: 7 2021 seterusnya diikuti dengan berbagai kebijakan, namun apabila salah strategi atau salah memanfaatkan momentum dengan efektif maka percepatan pemulihan bisa saja terkendala, maka oleh sebab itu hendaknya semua pemangku kepentingan kudu bekerja sama bersinergi berkolabori merumuskan berbagi taktik agar UMKM secepatnya recovery," ujarnya.
     
    Ditempat yang sama, Ir. Aris Darmansyah M.Eng esalon satu, Staf Ahli Menteri Bidang Pemanfaatan Sumber Daya Ekonomi Kemenko PMK, yang mengurusi tentang UMKM mengatakan, komitmen beliau untuk selalu meningkatkan SDM pelaku UMKM agar senantiasa bersaing menghadapi globalisasi. 

    Menurutnya, salah satunya akan merumuskan standarisasi Entrepreneur Center Hipmikindo dengan Perguruan Tinggi, setidaknya sepuluh PT di lingkungan LLDIKTI wilayah tiga sudah terbentuk, bekerja sama dengan  HIpmikindo, yang selanjutnya apabila sudah ada rumusan standarnya akan diteruskan ke seluruh Indonesia. 

    Jakarta dipilih sebagai piloting, kata Aris, karena jumlah Perguruan Tiingginya paling banyak sekitar 307. 

    Usai acara, Syahnan Phalipi sebagai Ketum Hipmikindo yang juga Wakil Ketua Dekopin itu sangat mengapresiasi peran dan komitmen Kemenko PMK, juga Kemenkop UKM yang dihadiri oleh Asdep Investasi & Pembiayaan UKM Dr. Hanafiah yang dalam paparannya menyampaikan akan bersinergi dengan Hipmikindo untuk mengimplementasikan berbagi program pembiayaan seperti KUR, yang sebelumnya sudah disampaikan oleh Presiden yaitu KUR tanpa agunan sampai dengan 100 juta.

    Terkait hal ini, menurut Syahnan yang juga menjadi narasumber sebaiknya pembiayaan kepada umkm mesti dilakukan pendampingan berkelanjutan dan melibatkan Hipmikindo sebab, menurutnya Hipmikindo sudah memiliki pendamping UMKM sekitar 130 orang dan sudah lulus sertifikasi Kompetensi BNSP.

    "Nantinya kita harus bersinergi agar UMKM selalu mendapat edukasi, diklat, literasi, fasilitasi, advokasi dan konsultasi secara berkelanjutan supaya pembiayaan yang diberikan kepada pelaku usaha berjalan lancar bisnis para pelaku UMKM pun akan bertumbuh berkembang berkesinambungan, maka niscaya ekonomi kita segera pulih," pungkasnya.

    ■ Rizal
    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Berita Terbaru