-->
  • Jelajahi

    Copyright © SUARANEGERI.COM | Sumber Berita Terpercaya
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan Halaman Depan

    Miliki Sabu, Petani Asal Rampoang Lutra Diciduk Polisi

    Suara Negeri
    16 Februari 2021, 10:01 WIB Last Updated 2021-02-16T03:02:52Z
    Miliki Sabu, Petani Asal Rampoang Diciduk Polisi

    SUARA NEGERI ■ Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Luwu Utara berhasil meringkus seorang petani asal Dusun Benteng, Desa Rampoang, Kecamatan Tanalili, Kabupaten Luwu Utara. Sulawesi Selatan (Sulsel), pada Senin (15/2/2021).

    Pelaku Andriawan alias Andi (31) warga Desa Rampoang, ia diketahui memiliki Narkoba jenis Sabu, berdasarkan informasi dari masyarakat, dia ditangkap pada hari Sabtu 13 Februari 2021, sekitar pukul 22.30 Wita. 

    Kanit II Satres Narkoba Aiptu Darwis mengungkapkan, bahwa tersangka Andriawan alias Andi ditangkap dengan adanya laporan dari warga sekitar bahwa sering terjadi transaksi Narkoba di daerah tersebut.

    "Berdasarkan laporan ini, anggota dari Satuan Reserse Narkoba Polres Luwu Utara langsung mendatangi daerah yang dimaksud dan dipimpin oleh kasat Narkoba Iptu Ferasmus Rande," terang Aiptu Darwis, Senin (15/2/2021) 

    Darwis menyebutkan jika Andriawan alias Andi (31) sedang berada dirumah tantenya, ketika anggota tiba, Andriawan sempat melarikan diri dan membuang alat yang diduga ada kaitannya dengan narkoba.

    "Setelah dilakukan pengejaran dan berhasil ditangkap, Andriawan tak berkutik saat ditemukan satu buah kaca Pirex yang didalamnya masih berisi sabu," kata Aiptu Darwis.

    Adapun barang bukti yang berhasil diamankan oleh unit Narkoba seperangkat alat isap, korek api (gas) pipet bening serta pirex (kaca) yang masih berisi sabu bersama satu buah Handpone.

    "Saat ini Andriawan alias Andi (31) bersama dengan barang bukti telah diamankan ke Polres Luwu Utara guna penyelidikan lebih lanjut," ungkap Aiptu Darwis.

    ■ Accy

    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Berita Terbaru

    loading...