-->
  • Jelajahi

    Copyright © SUARANEGERI.COM | Sumber Berita Terpercaya
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan Halaman Depan

    Seorang Guru di PurbaIingga Ditemukan Tewas, Begini Kronologinya

    Suara Negeri
    25 Desember 2020, 21:14 WIB Last Updated 2020-12-27T01:32:22Z
    Seorang Guru di PurbaIingga Ditemukan Tewas, Begini Kronologinya

    SUARA NEGERI ■ Seorang pria ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di tempat tinggalnya Perumahan Selabaya Indah, Kecamatan Kalimanah, Kabupaten PurbaIingga, pada Jumat (25/12/2020). 

    Diduga korban meninggal dunia akibat terkena serangan jantung.

    Polisi dari Polsek Kalimanah bersama Inafis Polres Purbalingga yang datang kemudian melakukan pemeriksaan TKP. Polisi juga meminta keterangan sejumlah saksi. Kemudian bersama petugas medis melakukan pemeriksaan jenazah korban.

    Kapolsek Kalimanah Iptu Setiadi mengatakan korban meninggal dunia diketahui bernama Imam Tobroni (52) yang berprofesi sebagai guru. Sebelum ditemukan meninggal dunia, korban tinggal sendiri di rumah karena istri bersama anaknya sedang berada di Kabupaten Kendal.

    Berdasarkan keterangan saksi bernama Yoga Prabowo (43) dan Tomy Nugroho (40) yang masih tetangga korban, keduanya merasa curiga karena dari malam hingga pagi rumah korban dalam keadaan gelap. Keduanya kemudian berusaha memanggil korban dari luar rumah berkali-kali, tetapi tidak ada jawaban.

    “Kedua saksi kemudian mencoba masuk ke dalam rumah korban yang tidak terkunci dan melihat korban sedang tiduran di kasur lantai depan televisi. Saat dicek sudah tidak ada reaksi sehingga kedua saksi melaporkan ke pihak pemerintahan desa serta ke Polsek Kalimanah,” kata Kapolsek.

    Berdasarkan hasil pemeriksaan tim medis dari Puskesmas Kalimanah dan Inafis Polres Purbalingga bahwa korban sudah meninggal dunia saat ditemukan. Tidak ditemukan tanda penganiayaan ataupun kekerasan lainya di tubuh korban.


    “Diduga korban meninggal dunia karena serangan jantung dan diperkirakan sudah meninggal dunia sekitar 24 jam sebelum ditemukan,” kata kapolsek.

    Setelah dilakukan pemeriksaan kemudian jenazah korban diserahkan kepada keluarganya untuk dimakamkan. Keluarga korban tidak menghendaki dilakukan autopsi jenazah dan menerima kematian korban sebagai musibah.

    ■ Imam Santoso/Hms

    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Berita Terbaru

    loading...