-->
  • Jelajahi

    Copyright © SUARANEGERI.COM | Sumber Berita Terpercaya
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan Halaman Depan

    Serbuan Teritorial Korem 071 Wijayakusuma Berhasil Bongkar Bukit Menjadi Sentra Ekonomi Masyarakat

    Suara Negeri
    24 November 2020, 00:19 WIB Last Updated 2020-11-23T17:21:02Z
    Serbuan Teritorial Korem 071 Wijayakusuma Berhasil Bongkar Bukit Menjadi Sentra Ekonomi Masyarakat

    SUARA NEGERI ■ Bukit cadas yang tadinya berdiri tegak ditengah lingkungan masyarakat, kini berubah fungsi dan manfaat untuk kelangsungan hidup masyarakat khususnya di Desa Darmakradenan, Kecamatan Ajibarang, Kabupaten Banyumas. 

    Lahan seluas 227 Hektar dengan hamparan perbukitan milik TNI AD ini, digunakan 2 hektarnya untuk pemanfaatan lahan bagi masyarakat sekitarnya guna membantu pemulihan ekonomi masyarakat dimasa pandemik Covid-19 ini.

    TNI AD melalui Kodam IV/Diponegoro dan Korem 071/Wijayakusuma dengan kegiatan Karya Bakti dalam rangka Serbuan Teritorialnya, merubah bukit ini menjadi Sentra Ekonomi Masyarakat yang peruntukkannya bagi masyarakat setempat guna membantu meningkatkan perekonomian masyarakat Desa Darmakradenan.

    Hingga kini, pembangunan sentra ekonomi sudah rampung 100 %, terdiri dari musholla, kios tempat berdagang, MCK, parkir yang luas dan tempat istirahat bagi para pengendara yang melintas di jalur Darmakradenan.

    Danrem 071/Wijayakusuma Kolonel Inf Dwi Lagan Safrudin, S.I.P., saat meninjau pembangunan sentra ekonomi masyarakat dalam Karya Bakti Serbuan Teritorial Korem 071/Wijayakusuma di Desa Darmakradenan, Kecamatan Ajibarang, Kabupaten Banyumas, pada Senin (23/11/2020).

    Dia mengatakan dengan dibangunnya sentra ekonomi ini, sebagai wujud TNI AD, Kodam IV/Diponegoro serta Korem 071/Wijayakusuma peduli terhadap permasalahan dan kesulitan masyarakat khususnya di Desa Darmakradenan.

    Dikatakan Kolonel Dwi Lagan, bahwa proses pembangunan sentra ekonomi melalui karya bakti serbuan teritorial ini, karena melihat kondisi Desa Darmakradenan yang sangat minim anggaran Desa begitu pula dengan kondisi perekonomian masyarakatnya. Sehingga dalam hal itu, pihaknya menyampaikan ke Komando Atas, atas situasi dan kondisi Desa Darmakradenan yang bisa dikatakan desa miskin dan desa tanpa pendapatan asli desa, walaupun lokasinya berada di jalur perdagangan masyarakat Banyumas.

    Serbuan Teritorial Korem 071 Wijayakusuma Berhasil Bongkar Bukit Menjadi Sentra Ekonomi Masyarakat

    "Kegiatan ini, semata-mata untuk membantu masyarakat, memulihkan ekonomi mereka agar kesejahteraannya meningkat, apalagi dimasa pandemik Covid-19 ini," terangnya.

    "Sebagai prajurit TNI, kita harus dapat memberikan karya terbaik bagi masyarakat. Dimasa pandemik seperti saat ini, kita tidak boleh tinggal diam, kita harus peduli untuk mengembangkan daya kreatifitas dan inovasi kita untuk kepentingan bersama," paparnya.

    Danrem menambahkan, dalam serbuan teritorial ini, Korem 071/Wijayakusuma selain melaksanakan berbagai kegiatan karya bakti baik fisik maupun non fisik berupa RTLH, jambanisasi, pipanisasi, penanaman pohon penghijauan dan rest area. Kegiatan non fisik, berupa sosialisasi wawasan kebangsaan dan pelatihan teknologi tepat guna UMKM kepada masyarakat setempat, serta Komsos dengan segenap elemen masyarakat Banyumas.

    "Semua itu, kita laksanakan guna untuk meningkatkan perekonomian masyarakat Desa Darmakradenan ini," imbuhmya.

    Danrem optimis apabila pembangunan-pembangunan dalam serbuan teritorial ini, kedepannya akan semakin berkembang lagi. 

    "Sebelum dibangunnya sentra ekonomi masyarakat dalam serbuan teritorial ini, lokasi ini berbukit. Orang mungkin mengira sebelumnya tidak ada apa-apanya, namun setelah kita bangun mereka takjub dengan kondisi saat ini dengan dibangunnya rest area untuk sentra ekonomi masyarakat disini," paparnya.

    Danrem juga mengatakan, setelah ada kegiatan seperti ini, banyak investor yang ingin turut bergabung membangun daerah ini untuk meningkatkan ekonomi masyarakat. Daerah ini banyak destinasinya, baik destinasi agro industri, pertanian, perkebunan maupun agro wisata yang dikembangkan," pungkasnya.

    ■ Irwan/ Imam Santoso/Hms
     
    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Berita Terbaru

    loading...