Oligopsoni adalah bentuk pasar di mana terdapat sedikit pembeli tetapi banyak penjual, sehingga para pembeli memiliki kekuatan signifikan untuk memengaruhi harga dan kondisi pembelian, sering kali menekan harga jual yang diterima oleh produsen atau pemasok.
Ini adalah kebalikan dari oligopoli (sedikit penjual) dan sering terjadi di pasar input, seperti ketika beberapa perusahaan besar membeli produk dari banyak petani kecil (contohnya pasar tembakau atau kakao).
Ciri-ciri Utama Oligopsoni:
Sedikit Pembeli, hanya ada beberapa pembeli dominan di pasar.
Banyak Penjual, Terdapat banyak pemasok yang bersaing untuk menjual produknya.
Pembeli Mengendalikan Harga:
Karena jumlah pembeli sedikit, mereka dapat sepakat atau bersaing untuk menentukan harga beli yang rendah.
Produk Sejenis, Sering kali produk yang diperdagangkan adalah bahan mentah atau komoditas yang sejenis.
Persaingan Tidak Sempurna:
Merupakan salah satu bentuk pasar persaingan tidak sempurna karena adanya ketidakseimbangan kekuatan.
Contoh Pasar Oligopsoni:
Industri Kakao/Tembakau: Beberapa perusahaan besar membeli hasil panen dari banyak petani kecil.
Pasar Tenaga Kerja: Sedikit perusahaan besar yang menjadi "pembeli" tenaga kerja dari banyak pencari kerja.
Industri Rokok: Beberapa pabrik rokok menjadi pembeli utama tembakau dari petani. (Yenni Patikawa)


