Belasan Korban Kapal Tenggelam Terdampar di Perairan Selayar, Belum Ada Upaya Pencarian

SuaraNegeri.com
12 Maret 2024 | 22:23 WIB Last Updated 2024-03-12T15:23:39Z

SUARA NEGERI | Selayar - Menyusul belasan orang tenggelam yang ditemukan terdampar di perairan laut Kepulauan Selayar dalam dua hari terakhir, (11 s/d 13 -3 -2024) tercatat sebanyak 2 orang meninggal dunia, sementara 11 korban lainnya masih berada di sejumlah pulau dalam perawatan warga dan tim medis.

Dari cerita para korban selamat, diketahui bahwa mereka adalah awak kapal nelayan asal Muara Baru Jakarta Utara yang kapal mereka dihempas gelombang disekitar perairan laut Flores, pada (9/3/2024) malam, dan mereka para awak kemudian terlempar dan hanyut terbawa gelombang hingga ke perairan Kepulauan Selayar.

"Kami ada 35 orang diatas kapal dan semua terjun kelaut, khusus teman saya ada 18 orang saling mengikat tapi kemudian lepas satu persatu karena besarnya gelombang," tutur Muhammad Musyakir, salah seorang korban yang ditemukan warga pulau Rajuni. 

Data yang diterima, 2 orang meninggal dunia dan telah dikuburkan di pulau Kayuadi dan pulau Jampea, sementara kedua korban belum diketahui identitasnya. Adapun jumlah korban selamat saat ini, 9 orang berada di pulau Kayuadi, 1 orang di pulau Rajuni dan 1 orang pulau Jampea. 

Sementara itu pantauan lainnya belum ada upaya pencarian terhadap puluhan korban lainnya. Belum ada prediksi ataupun perkiraan apakah para korban lainnya yang belum ditemukan masih bertahan mengapung di perairan laut Kepulauan Selayar yang saat ini bisa disebut kurang bersahabat karena musim angin barat. 

Sejumlah pihak terkait yang berupaya dikonfirmasi mengenai kejadian ini juga diam tak bergerak. (Tim).

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Belasan Korban Kapal Tenggelam Terdampar di Perairan Selayar, Belum Ada Upaya Pencarian

Trending Now

Iklan