Iklan

Puluhan Kuburan Tertimbun dan Ratusan Lainnya Terancam Hilang Akibat Abrasi Pantai di Desa Rajuni

SuaraNegeri.com
01 Januari 2023 | 03:16 WIB Last Updated 2022-12-31T20:16:52Z

SUARA NEGERI | SELAYAR — Akibat cuaca ekstrim dan gelombang tinggi, ratusan kuburan warga di pemakaman umum dusun Rajuni Selatan desa Rajuni kecamatan Taka Bonerate, tertimbun dan terancam hilang akibat diterjang air laut pasang yang disertai gelombang tinggi.

Hal ini disebabkan gelombang tinggi yang terjadi dua pekan terakhir ini, sehingga menyebabkan puluhan kuburan tertimbun pasir laut dan ratusan lainnya terancam hilang akibat abrasi pantai yang terjadi karena gelombang tinggi tersebut.


Bahtiar salah seorang warga dusun Rajuni Selatan, pada Sabtu (31/12/2022) mengatakan bahwa sudah puluhan kuburan tertimbun akibat diterjang gelombang tinggi dan bahkan ada ratusan kuburan terancam hilang kalau gelombang tinggi terus terjadi.

"Kalau sore hari, kami melakukan gotong royong membantu warga yang kuburan milik keluarganya tertimbun. Kami juga terus memantau kondisi pemakaman disini saat air laut pasang karena khawatir ada kuburan yang hilang ataupun rusak diterjang gelombang tinggi," ujar Bahtiar 

Ia juga mengungkapkan bahwa pemakaman umum yang ada di dusun Rajuni Selatan sangat rawan terdampak terkena abrasi karena berada di ujung pulau dan dekat dengan pantai yang berbatas dengan laut dan juga tidak memiliki tanggul penahan abrasi.

"Kami berharap, pemerintah segera mengatasi masalah ini dengan membangun tanggul penahan ombak guna mencegah dampak abrasi lebih luas yang bisa berdampak parah bagi kuburan yang ada," harap Bahtiar. (Tim).

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Puluhan Kuburan Tertimbun dan Ratusan Lainnya Terancam Hilang Akibat Abrasi Pantai di Desa Rajuni

Trending Now

Iklan