-->
  • Jelajahi

    Copyright © SUARANEGERI.COM | BERITA SUARA NEGERI
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan Halaman Depan

    SUARA NEGERI

    Warga Desa Widodaren Ditemukan Tewas Ditengah Sawah, Begini Kronologinya

    SuaraNegeri.com
    14 Mei 2022, 07:21 WIB Last Updated 2022-05-14T00:24:34Z

    SUARANEGERI.COM | PEMALANG - Seorang petani warga RT 48/07 Dusun Kandangan Kadus 7, Desa Widodaren, Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah pingsan hingga tewas ditengah sawah.

    Peristiwa ini terjadi diblok Persawahan belakang Kantor Balai Pertanian Desa Widodaren, Korban Kayah (55) istri dari Romani (58) saat buruh tanam padi dilahan sawah milik Saryem tetangga sendiri, pada Jumat (13/5/2022) sekitar pukul 15:22 Wib siang.

    Namun anehnya, dari pihak Desa setempat ketika dilapori oleh Wartawan adanya peristiwa tersebut terkesan tidak ada pergerakan. 

    "Bermula kami hubungi melalui Nomor Seluler milik seorang perangkat yang mengaku sedang piket di kantor Balai Desa siang tadi, Jumat (13/5) Pukul 15:22 Wib, menjawab kami sudah menghubungi Kepala Dusun setempat Kadus Wasto cakapnya dengan santai. Tapi hingga hampir 1 jam tidak satu pun perangkat desa yang datang dilokasi, hingga akhirnya mayat korban dievakuasi dengan Bentor (Bejak Motor)," ujar seorang awak media menyesalkan.

    Sementara saat evakuasi korban dilakukan dengan ditandu menggunakan lincak bambu, yang didapat dikandang kambing milik Pertanian untuk membawa korban dari tengah sawah ke tepi desa oleh anak mantunya dan beberapa warga yang kebetulan lewat di jalan itu.

    Diceritakan seorang Laki-laki, berawal saat Ia sedang minum Es keliling dipinggir jalan desa depan kantor pertanian yang belokasi di Desa Widodaren, tiba-tiba mendengar orang minta tolong dari arah persawahan. 


    "Saya pun langsung lari bersama tukang Es meninggalkan gerobak Es menuju persawahan itu untuk membantu angkat korban ke tepi permukiman diarea perkantoran pertanian dengan menggunakan lincak bambu yang ada didekat kandang kambing milik warga pertanian," Ungkapnya. 

    Menurutnya, dari seorang laki - laki ini yang ikut evakuasi korban, saya merasakan korban sudah tak bernyawa sejak disawah tadi, terbukti ketika saya pegang nadinya dan leher korban tidak ada tanda apapun, terangnya kepada media ini dilokasi TKP.

    Kemudian korban, Kayah (55) dibawa pulang ke Dusun Kandangan RT 48/07 oleh anak mantu laki - laki dengan menggunakan Becak Motor yang dapat nyetop di jalan yang dekat persawahan itu.

    Ditempat yang berbeda, dilokasi rumah korban informasi yang berhasil di himpun, ternyata benar korban dikembalikan menggunakan Ambulance RSU Comal Baru, hal ini diceritakan oleh tetangga korban. 

    Dia menuturkan bahwa pemilik mobil yang dimintai bantuan pun sudah merasakan kalau korban sudah tidak bernyawa, "tapi mau bilang kepada keluarganya takut tidak percaya, akhirnya sang supir pun mengikuti pihak keluarga korban hingga sampai di RSU Comal Baru," tuturnya.

    Dan menurut cerita warga setempat, dulu di lokasi itu dekat persawahan yang dikenal blok Rondo, tepatnya belakang area lahan sawah milik Pertanian yang berada Desa Widodaren pernah terjadi hal serupa, petani warga sekitar itu meninggal saat sedang bersih-bersih (Watun) rumput ladang sendiri. 

    Sementara hingga berita ini ditayangkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait tewasnya warga Dusun Kandangan Kadus 7, Desa Widodaren tersebut (Ray).

    Redaktur: Himawan 
    Comment

    Tampilkan

    LATEST NEWS