-->
  • Jelajahi

    Copyright © SUARANEGERI.COM | BERITA SUARA NEGERI
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Siswa SMK Negeri 1 Tanah Abang Berjibaku Dengan Lumpur

    SuaraNegeri.com
    01 September 2021, 19:22 WIB Last Updated 2021-09-01T12:22:27Z

    SUARA NEGERI ■ Siswa SMK Negeri 1 Tanah Abang, Kabupaten PALI hari ini mulai melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas atau PTMT.

    Namun disayangkan, hari pertama kegiatan belajar tatap muka tersebut, Siswa dan Guru harus berjibaku untuk tiba di gedung SMK Negeri 1 itu.

    Dimana para Siswa dan Guru harus berhadapan dengan jalan tanah merah yang kondisinya sangat licin dikarenakan habis diguyur hujan.

    Bahkan tidak jarang sepeda motor yang mereka kendarai terjatuh mengakibatkan seragam sekolah mereka menjadi kotor dan harus membatalkan untuk belajar.

    "Susah pak kalau jalan seperti ini, kami mau datang ke sekolah sangat terganggu," Ujar Niken salah satu Siswi kepada Wartawan, pada Rabu (1/9/21).

    Niken menambahkan, memang dari persimpangan jalan besar sudah bagus, tapi sekitar 500 meter lagi dari sekolah jalan rusak parah.

    Dia pun berharap supaya Pemerintah Kabupaten PALI agar secepatnya memperbaiki jalan itu, sehingga siswa bisa nyaman saat akan menggali ilmu.

    Sementara Rilo Pambudi Wakil Kepala sekolah SMK Negeri 1 Tanah Abang, mengatakan, bahwa pihaknya sudah melakukan upaya untuk perbaikan jalan itu.

    Menurutnya, sejak tahun 2019 pihaknya telah mengusulkan melalui Pemerintah Desa, mengajukan proposal ke Dinas Pekerjaan Umum (PU) kabupaten PALI.

    Bahkan sudah mengajukan permohonan bantuan ke PT. Pertamina Asset 2 Adera Field untuk memperbaiki sementara akses jalan dengan cara dirapikan.

    "Namun meskipun demikian, hingga saat ini belum ada satupun proposal maupun usulan tersebut yang ditindaklanjuti oleh pihak terkait," jelas Rilo Pambudi.

    Dia berharap, akses jalan yang hanya menyisakan lebih kurang 500 meter itu, segera dilakukan perbaikan mengingat keamanan dan keselamatan siswa.

    " Kami berharap jalan tanah ini supaya dicor beton, supaya aktivitas belajar dan mengajar tidak terganggu, karena mengingat jalan ini sangat penting," harapnya.

    ■ Suherman
    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Berita Terbaru