-->
  • Jelajahi

    Copyright © SUARANEGERI.COM | BERITA SUARA NEGERI
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Penyergapan di Kabupaten Parimo, Dua DPO Teroris Poso Tewas Ditembak Satgas Madago Raya

    SuaraNegeri.com
    11 Juli 2021, 19:21 WIB Last Updated 2021-07-11T12:21:49Z

    SUARA NEGERI ■ Satuan Tugas Operasi Madago Raya tembak mati dua orang Daftar Pencarian Orang (DPO) Teroris Poso di pengunungan Batu tiga, Dusun enam Tokasa, desa Tanalanto, Kecamatan Torue, Kabupaten Parimo Sulteng, pada Minggu (11/7/2021).

    Bermula adanya informasi dari satgas intel tentang adanya penampakan lima orang yang diduga DPO teroris Poso, Satgas kejar mengintensifkan pencarian dengan menelusuri jejak yang ada di pegunungan batu tiga wilayah Kecamatan Torue.

    Upaya pencarian selama tiga hari menemukan petunjuk yang diduga merupakan camp dari DPO teroris Poso, dan tim kejar pada Minggu (11/7/2021) Pukul 03.30 wita setelah memastikan itu adalah pelaku langsung melakukan tindakan tegas terukur yang mengakibatkan 2 DPO teroris Poso tewas,

    Pelaku lain berhasil melarikan diri dari upaya penyergapan akan tetapi terdapat petunjuk adanya ceceran darah yang diduga dari pelaku ada yang terkena tembakan.

    Kasatgas Humas Ops Madago Raya Kombes Pol. Didik Supranoto kepada media di Palu, pada Minggu (11/7/2021) mengatakan, bahwa benar Tim kejar Satgas Madago Raya berhasil melakukan penyergapan terhadap DPO teroris Poso di camp pegunungan batu tiga, Desa Tanalanto, KecamatanTorue, Kabupaten Parimo.

    "Upaya pengejaran selama tiga hari tersebut, setelah tim kejar satgas Madago Raya / Tim Tricakti 3 dipimpin Letnan Satu Infantri David Manurung memperoleh informasi dari satgas intelijen yang kemudian dikembangkan dilapangan," jelas Didik.

    Dari tempat kejadian perkara, tim satgas madago raya juga mengamankan barang bukti berupa Amunisi, Bom Lontong, kompas, dan bendera.

    Tim kejar Satgas Madago Raya, saat ini masih melanjutkan pencarian dan pengejaran pelaku yang berhasil melarikan diri.

    Sementara dilaporkan juga, evakuasi terhadap 2 DPO teroris yang meninggal terkendala medan yang berat dan cuaca berkabut, sehingga menyulitkan evakuasi dengan hellycopter untuk dibawa ke Rumkit Bhayangkara Palu guna dilakukan utopsi dan identifikasi. 

    "Perkembangan lebih lanjut, akan disampaikan kembali," pungkas Kombes Pol. Didik yang juga Kabidhumas Polda Sulteng, sesaat yang lalu. (Jamal/hms)

    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Berita Terbaru