-->
  • Jelajahi

    Copyright © SUARANEGERI.COM | BERITA SUARA NEGERI
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Kekayaan Tersangka Kasus Korupsi Pengerjaan Normalisasi Sungai Abab Terancam Disita

    SuaraNegeri.com
    22 Juli 2021, 21:56 WIB Last Updated 2021-07-22T14:58:24Z

    SUARA NEGERI ■ Tiga tersangka dugaan kasus korupsi pekerjaan normalisasi Sungai Abab APBD PALI tahun 2018 di Dinas PUBM terancam disita aset kekayaannya oleh Kejari PALI.

    Disitanya kekayaan para tersangka ini untuk mengembalikan kerugian negara yang mencapai Rp.3.543.731.715,62. milyar dari proyek normalisasi sungai di Kecamatan Abab, kabupaten PALI.

    Selain akan menyita kekayaan dari tangan tersangka kasus dugaan korupsi tersebut, Kejari PALI juga akan segera menahan ke tiga tersangka dalam waktu dekat ini.

    "Sudah ada titipan uang untuk mengembalikan kerugian negara sebesar Rp 500 juta. Sisanya kita bebankan kepada tiga orang tersangka," kata Kajari PALI Agung Arifianto SH MH.

    Lanjut Kajari, apabila hingga proses persidangan belum juga dikembalikan, maka kita akan cari aset mereka (tiga tersangka) kemudian untuk disita. Untuk penahanan tiga tersangka, tunggu saja tanggal mainnya," ungkapnya lagi.

    Hal ini sampaikan Kajari PALI Agung Arifianto SH,MH, usai kegiatan Hari Bhakti Adhyaksa ke 61 yang digelar di kantor Kejari setempat dibilangan Talang Ubi, pada Kamis (22/7/2021).

    Selain itu pula Kajari mengatakan, bahwa pihaknya tengah melakukan penyelidikan atas dugaan kasus pengelolaan anggaran Setwan tahun 2020 dan penuntutan dugaan penyalahgunaan anggaran di Setwan tahun 2017.

    " Kita telah menetapkan terdakwa kasus penyalahgunaan anggaran di Setwan tahun 2017 atas nama AF dengan kurungan penjara 15 tahun dan mantan bandahara Sekwan, Mujarab dengan kurungan 7,5 tahun penjara," Paparnya.

    Pada kesempatan itu, Kajari PALI, Agung Arifianto mengungkapkan terkait kasus korupsi di SMP Negeri 5 kecamatan Penukal, yang menyeret tiga orang tersangka.

    " Tuntutan pada kasus di SMPN 5 kecamatan Penukal, dengan tiga orang terdakwa, masing masing diganjar 1 tahun penjara dan telah mengembalikan uang pengganti sebesar Rp 100 juta rupiah lebih," pungkasnya.

    ■ Suherman

    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Berita Terbaru