-->
  • Jelajahi

    Copyright © SUARANEGERI.COM | Aktual - Objektif - Berimbang
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan Halaman Depan

    Warga Mengeluh Pemda Morowali Gagal Stabilkan HET, Harga LPG 3 Kg Tembus Rp.50.000

    SuaraNegeri.com
    23 April 2021, 18:59 WIB Last Updated 2021-04-23T11:59:22Z

    SUARA NEGERI ■ Harga LPG 3 Kg di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah (Sulteng),  melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET). Hal tersebut dikeluhkan warga. Bahkan harga elpiji di kios-kios tertentu sampai dijual hingga Rp 50 ribu.

    Warga Kecamatan Bahodopi, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah mengeluhkan harga LPG 3 kg (subsidi ) yang terus merangkak naik hingga mencapai  Rp.50.000 (lima puluh ribu rupiah) per tabung.

    Atas kenaikan yang tak lazim itu, warga lalu menilai pemerintah kabupaten Morowali gagal menstabilkan harga LPG 3 kg berdasarkan HET  (Harga Eceran Terendah) dengan harga Rp.30.000  ( tiga puluh ribu rupiah) untuk wilayah Kecamatan Bahodopi yang telah di tetapkan oleh pemerintah Kabupaten Morowali. 

    Melonjaknya harga LPG 3 kg ramai di keluhkan warga dan menjadi bahasan serius di berbagai WhatsApp group, akhir-akhir ini.

    Salah seorang warga desa Bahomakmur mengunggah keluhannya lewat Aplikasi WhatsAap group, kalau dirinya baru saja membeli LPG 3 kg dengan harga Rp.50.000 per tabung di salah satu kios di desa Bahomakmur, kecamatan Bahodopi, pada kamis, 22 April 2021.

    Hal senada juga diutarakan salah seorang warga desa Bahodopi yang membeli LPG 3 kg dengan harga Rp.50.000.

    " Saya Beli LPG 3 kg  di salah satu kios di desa Bahodopi dengan harga Rp.55.000," ungkap "A" warga desa Bahodopi, kepada pewarta, pada kamis malam (22/04/2021).

    Menurutnya, Pemerintah Daerah gagal stabilkan HET LPG 3 kg karena kondisi ini sudah berlangsung lama.

    "Saya hanya buruh kasar yang berpenghasilan terbilang pas pasan, untuk kebutuhan  rumah tangga tentu bisa dipahami kondisi ekonomi saya. Kalau gas saja sudah harga 50 ribuan bagaimana masyarakat kurang mampu seperti saya ini bisa bertahan hidup," ucapnya seolah penuh tanya.

    Berdasarkan konperensi Pers Bupati Morowali pada jumat, 9 April 2021 di aula kantor Bupati sempat wartawan  menyoroti atas ketersediaan dan HET  LPG 3 kg yang tak kunjung stabil.

    Bupati Morowali Drs.Taslim saat itu mengatakan, tahun ini morowali mendapat tambahan kuota LPG 3 kg, sehingga kebutuhan masyarakat sudah bisa tercukupi  dan akan menindak pangkalan ataupun kios yang menjual di atas HET.

    "Kalau ada masyarakat yang beli LPG 3 kg dengan harga di atas HET lapor sama saya," katanya, kala itu.

    Bupati Morowali juga mengatakan, akan menstabilkan harga  LPG 3 kg dengan mengerahkan tim yang telah terbentuk dengan melibatkan instansi terkait, bahkan akan melibatkan aparat untuk menertibkan HET LPG 3 kg.  

    Namun demikian, hingga saat ini berdasarkan fakta di lapangan harga LPG 3 kg justru merangkak naik. ( Jamal/Yohanes )

    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Berita Terbaru