-->
  • Jelajahi

    Copyright © SUARANEGERI.COM | Aktual - Objektif - Berimbang
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan Halaman Depan

    Sempat Kabur Ke Bandung, Bandit Spesialis Pecah Kaca di Prabumulih Berhasil Diringkus Polisi

    SuaraNegeri.com
    09 April 2021, 12:43 WIB Last Updated 2021-04-09T05:43:23Z
    Sempat Kabur Ke Bandung, Bandit Spesialis Pecah Kaca di Prabumulih Berhasil Diringkus Polisi

    SUARA NEGERI ■ Satu terduga pelaku dari lima komplotan bandit spesialis pecah kaca yang beroperasi di kota Prabumulih baru baru ini, berhasil ditangkap Jajaran Polres Prabumulih di kota Bandung, Jawa barat, pada Selasa (6/4/2021).

    Diketahui terduga pelaku ini bernama Maradona (35), merupakan warga Jalan Garuda No. 556 RT. 009 RW. 000, Kelurahan Bandung Ujung, Kecamatan Linggau Barat 1 Kota Lubuk Linggau, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel).

    Sedangkan empat pelaku lainnya yakni, RA, AN, HI, NP, masih buronan dan masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) Polres Prabumulih. Selain menangkap Maradona, polisi juga mengamankan barang bukti (BB).

    Adapun Barang Bukti tersebut, berupa satu unit sepeda motor Honda PCX warna merah, uang tunai sebesar Rp 1 juta serta satu buah TV Merk Ciko 19 inci warna hitam.

    Kapolres Prabumulih AKBP Siswandi SIk SH MH mengungkapkan, penangkapan terduga tersangka ini berawal adanya laporan dari seorang Kepala Sekolah SMAN 1 bernama Maashobirin (55) pada Rabu (17/3/2021) pukul 10.00 WIB.

    Dalam laporan korban, bahwa ia telah kehilangan uang sebesar Rp.107 juta rupiah di dalam mobil, uang itu diambil dengan cara kaca mobilnya dipecahkan dan uang tersebut baru saja diambil korban dari sebuah Bank di kota Prabumulih.

    " Setelah menerima laporan tersebut, kami membentuk tim khusus untuk mengungkap dan menangkap komplotan bandit spesialis pecah kaca tersebut," ungkap Kapolres Prabumulih AKBP Siswandi SIk SH MH, pada Kamis (8/4/2021).

    Lalu Lanjutnya, dari penyelidikan Timsus pecah kaca Polres Prabumulih yang di pimpin oleh Kanit Reskrim Polsek Prabumulih Timur Ipda Haryoni Amin SH mengetahui keberadaan pelaku Pada Sabtu (21/3/2021) pukul 16.00 wib.

    Setelah mengetahui keberadaan terduga tersangka tersebut, Tim langsung berangkat menuju kota Lubuk Linggau dan Kabupaten Musi Rawas untuk melakukan penangkapan, namun sayang tim khusus tidak berhasil, lantaran para terduga pelaku ini sudah melarikan diri.

    " Selama 7 hari melakukan penyelidikan dan berusaha menangkap komplotan tersebut, ternyata tim khusus tidak berhasil menangkap pelaku lantaran telah melarikan diri dari Sumatera Selatan (Sumsel)," Sambung Kapolres.

    Setelah mengetahui para pelaku lari ke kota Cimahi dan kota Bandung Provinsi Jawa Barat, tepatnya Senin (29/3/2021), kata Kapolres, tim khusus berangkat untuk memburu pelaku ke wilayah yang dimaksud serta mencari informasi.

    Kapolres Prabumulih menjelaskan, selama 8 hari tim khusus di Provinsi Jawa Barat tepatnya Selasa (6/4/2021) pukul 03.30 WIB tim mendapat informasi salah satu terduga pelaku bersembunyi di rumah kontrakan di back up oleh tim Resmob Polrestabes Bandung langsung melakukan penggrebekan.

    Sambutannya, Petugas mendobrak pintu rumah kontrakan pelaku dan langsung berhasil mengamankan pelaku Maradona. Demi kepentingan penyelidikan Maradona langsung dibawa menggunakan jalur darat ke Polsek Prabumulih Timur.

    Menurut Kapolres Prabumulih AKBP Siswandi SIk SH MH Empat pelaku lainnya masuk dalam daftar pencarian orang atau DPO, dan perugas masih terus mencari informasi keberadaan serta memburu para terduga pelaku ini

    "Pelaku merupakan jaringan bandit pecah kaca lintas kabupaten/kota. Pelaku dikenakan pasal 363 KUHPidana dengan ancaman 7 tahun penjara. Untuk sementara empat pelaku lainnya masih dalam pengejaran," pungkasnya.

    Dihadapan Kapolres Prabumulih Maradona mengaku perannya dalam aksi itu hanya memantau di bank Sumsel, dia lari ke Cimahi menggunakan pesawat dari Bengkulu ke Halim dan baru menggunakan jalur darat ke Cimahi Bandung Jawa Barat.

    "Aku cuma mantau di bank saja. Dapat bagian uang Rp.17 juta rupiah dari hasil kejahatan pecah kaca 107 juta itu. Uang dibelikan televisi sama habis untuk poya-poya. Dalam beraksi di Prabumulih temen-temen nginap di hotel Nayora sementara saya ada istri di sini," ungkap Maradona, Kamis (8/4/2021) saat press release di Polsek Prabumulih Timur.

    Sumber : Polres Prabumulih
    Editor : Suherman

    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Berita Terbaru