-->
  • Jelajahi

    Copyright © SUARANEGERI.COM | Sumber Berita Terpercaya
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan Halaman Depan

    Seorang Perempuan, Warga Kejobong Ditemukan Meninggal Gantung Diri

    Suara Negeri
    13 Desember 2020, 18:02 WIB Last Updated 2020-12-13T11:02:59Z
    Seorang Perempuan, Warga Kejobong Ditemukan Meninggal Gantung Diri

    SUARA NEGERI ■ Inna Lillahi wa inna ilayhi raji'un. Seorang perempuan berinisial SW (50) warga Desa Krenceng, Kecamatan Kejobong, Kabupaten Purbalingga ditemukan tewas gantung diri di rumahnya, Minggu (13/12/2020). Ia ditemukan oleh anaknya sendiri sudah tergantung dengan kain jarit di ruang dapur rumahnya.

    Kapolsek Kejobong AKP Suswanto mengatakan, mendapatkan laporan kejadian, anggota Polsek Kejobong langsung mendatangi lokasi. Selanjutnya melakukan pemeriksaan tempat kejadian perkara (TKP) dan meminta keterangan sejumlah saksi.

    Dari keterangan yang didapat, korban gantung diri ditemukan pertama kali sekitar pukul 05.00 WIB. Saat itu, saksi yang merupakan anaknya hendak memasak air di dapur. Saat masuk ke dapur saksi mendapati ibunya sudah tergantung.

    “Mendapati hal tersebut, saksi kemudian berteriak meminta tolong hingga warga berdatangan. Warga kemudian bersama-sama menurunkan korban yang tergantung dan selanjutnya melaporkan kejadian ke perangkat desa dan Polsek Kejobong,” jelas kapolsek.

    Kapolsek menjelaskan, bahwa pihak kepolisian sudah melakukan pemeriksaan di TKP. Selain itu, memeriksa jenazah korban bersama petugas medis Puskesmas Kejobong dan Inafis Polres Purbalingga.

    “Hasil pemeriksaan tidak ditemukan tanda kekerasan atau hal yang mencurigakan. Korban meninggal karena gantung diri dan pada jenazah ditemukan ciri khas bunuh diri,” kata kapolsek.

    Kapolsek menambahkan, tidak diketahui secara pasti penyebab korban bunuh diri. Karena berdasarkan keterangan keluarganya, korban tidak pernah mengeluh mempunyai penyakit kronis dan permasalahan lainnya.

    “Setelah dilakukan pemeriksaan, jenazah korban kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Keluarga tidak menghendaki untuk dilakukan autopsi dan menerima kematian korban,” pungkasnya.

    ■ Imam Santoso/Hms

    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Berita Terbaru

    loading...