-->
  • Jelajahi

    Copyright © SUARANEGERI.COM | Sumber Berita Terpercaya
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan Halaman Depan

    Penyaluran BLT DD Gelombang II Dilaksanakan Tiga Hari, Ini Penjelasan Pendamping Desa

    Suara Negeri
    14 Desember 2020, 12:16 WIB Last Updated 2020-12-14T05:16:52Z
    Penyaluran BLT DD Gelombang II Dilaksanakan Tiga Hari, Ini Penjelasan Pendamping Desa

    SUARA NEGERI ■ Pemerintah Desa Nyiur Indah kembali menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa untuk gelombang II, bertempat di balai pertemuan desa Nyiur Indah, kecamatan Taka Bonerate, kabupaten Kep. Selayar, pada  Senin (14/12/2020).

    Penyaluran BLT DD kali ini disaksikan langsung oleh BPD, PLD dan PD serta mendapatkan pengamanan dari pihak Bhabinkamtibmas dan Babinsa Desa Nyiur Indah. 

    Sebelumnya dua desa lainnya, yakni desa Batang dan desa Kayuadi telah melaksanakan penyaluran BLT-DD, pada hari kamis dan jumat kepada masing-masing penerima BLT DD. 

    Pendamping Desa, Ahmad S. menjelaskan, bahwa penyaluran BLT DD untuk gelombang II ini, adanya sedikit keterlambatan dikarenakan regulasi yang keluar dari Pemerintah Pusat agak terlambat. 

    "Kami berharap dengan BLT Dana Desa Gelombang II ini, meski agak terlambat dikarenakan regulasi yang panjang dan ribet, semoga BLT ini dapat membantu kebutuhan masyarakat ditengah ketidakpastian berakhirnya Covid-19," ucap Ahmas S. 

    Dia menambahkan, adapun jumlah penerima BLT DD untuk gelombang II ini, masing-masing desa Kayuadi 100 KK, desa Batang 130 KK dan desa Nyiur Indah 127 KK serta telah ditetapkan dalam Peraturan Kepala Desa, Tentang Penetapan Penerima BLT Dana Desa.

    "Penyaluran BLT DD gelombang II kali ini sebesar Rp. 900.000, tapi akan diserahkan secara bertahap sesuai petunjuk tehnis penyalurannya, mungkin bisa sampai 3 hari dikarenakan tidak bisa dirapel," tutur Ahmad S. yang merupakan Pendamping Desa Pemberdayaan. 

    Penerapan protokol kesehatan tetap dilakukan demi menjaga kesehatan dan keselamatan masyarakat serta dapat memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19.

    ■ Irwan

    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Berita Terbaru

    loading...