-->
  • Jelajahi

    Copyright © SUARANEGERI.COM | Aktual - Objektif - Berimbang
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan Halaman Depan

    Jelang H-5 Pilkada, Polres Kepulauan Selayar Siagakan Personil di Titik Rawan

    SuaraNegeri.com
    04 Desember 2020, 12:02 WIB Last Updated 2020-12-04T05:17:22Z
    Jelang H-5 Pilkada, Polres Kepulauan Selayar Siagakan Personil di Titik Rawan

    SUARA NEGERI ■ Jelang H-5, pelaksanaan pemilihan kepala daerah calon Bupati dan wakil Bupati Kepulauan Selayar akan dilaksanakan pada hari rabu tanggal 9 desember 2020, personil Polres Kepulauan Selayar telah disiagakan untuk melaksanakan pengamanan pesta demokrasi lima tahun tersebut. 

    Para Kapolsek jajaran diperintahkan untuk melaksanakan operasi cipta kondisi diwilayah hukum masing-masing, melakukan patroli hunting dengan mendatangi tempat-tempat yang dianggap rawan seperti penjual miras dan melaksanakan pemeriksaan serta penggeledehan terhadap kendaraan roda empat dan kapal yang sandar maupun keluar wilayah hukumnya, pada Kamis (3/12/2020).


    Operasi cipta kondisi tersebut digelar diseluruh jajaran wilayah hukum Polres Kepulauan Selayar, guna mencegah gangguan Kamtibmas dan mengantisipasi hal-hal yang bisa mengacaukan situasi dimasa tenang menjelang hari pencoblosan, yakni terhadap oknum tertentu yang hendak melakukan adu domba, menyebar berita bohong dan melakukan money politic.

    Ditempat yang berbeda, Kapolres Kepulauan Selayar AKBP Temmangnganro Machmud, S.IK, M.H, menjelaskan bahwa telah memerintahkan kepada personil Polres sebagaimana telah dibentuk UKL dan juga Polsek jajaran untuk melaksanakan operasi cipta kondisi. 

    "Metode yang digunakan yaitu patroli hunting guna mencegah dari pada oknum yang memiliki niat, berbuat pelanggaran hukum atau tindak pidana yang bisa mengganggu ketentraman dan ketertiban masyarakat," jelas Kapolres. 

    Lanjut Kapolres mengatakan, terkait Pilkada Bupati dan wakil Bupati Kepulauan Selayar bahwa Polri khususnya personil Polres dan Polsek jajaran akan bersikap netral dan tidak terlibat politik praktis.

    "Apabila ada anggota Polri yang memihak atau mengatakan pada masyarakat untuk mendukung salah satu paslon, maka akan kami tindak tegas sesuai dengan hukum yang berlaku," tegas Kapolres.

    ■ Irwan
    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Berita Terbaru