SEOUL — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menghadiri jamuan makan siang kenegaraan yang digelar oleh Presiden Lee Jae Myung di Korea Selatan, Kamis (1/4/2026).
Acara tersebut merupakan bagian dari rangkaian kunjungan resmi Prabowo ke Korea Selatan dalam upaya mempererat hubungan bilateral antara Indonesia dan Korea Selatan, khususnya di bidang ekonomi, pertahanan, dan teknologi.
Dalam suasana yang hangat dan penuh keakraban, kedua kepala negara tampak berfoto bersama sambil memperagakan gestur khas “finger heart”, simbol persahabatan yang populer di Korea. Menariknya, dalam momen tersebut Prabowo juga bertemu dengan Carmen, anggota grup K-pop Hearts2Hearts asal Indonesia.
Carmen, yang memiliki nama lengkap Nyoman Ayu Carmenita, terlihat berdiri di antara kedua pemimpin negara. Ketiganya kompak memperagakan simbol jari hati, menciptakan suasana santai di tengah agenda diplomatik yang umumnya formal.
Ia diketahui merupakan Warga Negara Indonesia (WNI) pertama yang berhasil debut di bawah naungan SM Entertainment, salah satu agensi hiburan terbesar di Korea Selatan. Kehadirannya dalam jamuan tersebut menjadi simbol kuatnya hubungan budaya antara Indonesia dan Korea Selatan.
Jamuan kenegaraan ini juga dihadiri sejumlah pejabat tinggi dari kedua negara serta tokoh-tokoh penting di bidang industri dan kerja sama internasional. Selain mempererat hubungan personal antar pemimpin, agenda ini menjadi ruang strategis untuk membahas peluang kerja sama konkret, termasuk investasi industri, pengembangan teknologi, serta ketahanan pangan dan energi.
Dalam kunjungan kenegaraan ini, Prabowo dan Lee turut menegaskan komitmen untuk memperkuat kemitraan strategis komprehensif (special comprehensive strategic partnership) yang telah terjalin antara kedua negara.
Kunjungan ini dinilai penting di tengah dinamika global yang kian kompleks, di mana kolaborasi antarnegara menjadi kunci dalam menjaga stabilitas ekonomi dan keamanan kawasan. Pemerintah Indonesia berharap, hasil dari pertemuan ini dapat segera ditindaklanjuti dalam bentuk kerja sama nyata yang berdampak langsung bagi masyarakat kedua negara.


