CLOSE ADS
CLOSE ADS

Buruh Membakar Flare, Polisi Lantunkan Sholawat Untuk Menenangkan Massa

SuaraNegeri.com
10 Agustus 2023 | 20:38 WIB Last Updated 2023-08-10T13:38:23Z

SUARA NEGERI | JAKARTA — Aksi massa buruh hingga sekarang masih membakar banner dan nyalakan flare di seputar Patung Kuda Arjuna Wiwah, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (10/8/2023) malam.

Tampak ribuan buruh masih enggan meninggalkan lokasi demo. Sebaliknya, massa buruh malah berdatangan.

Aksi Buruh kali ini, melibatkan empat Konfederasi Serikat Buruh, 60 Federasi Pekerja Nasional, Serikat Petani Indonesia, Urban Konsorsium, Jala Pembantu Rumah Tangga (PRT), Buruh Migran, dan Organisasi Perempuan Percaya.

Mereka tetap menggaungkan enam tuntutan kepada pemerintah. Massa aksi meminta pemerintah mencabut UU Omnibus Law Cipta Kerja, menaikkan upah minimum buruh 15 persen pada 2024, serta merevisi presidential threshold dari 20 persen menjadi 0 persen.

Sementara demo di Patung Kuda, Jakarta Pusat, juga terlihat memanas pada malam ini. 

Polisi terpantau ikut melantunkan sholawat untuk menenangkan massa. Lantunan sholawat terdengar melalui pengeras suara. 

Selepas adzan Isya, massa kembali memanas. Terpantau massa membakar water barrier yang ada di Jalan Medan Merdeka Barat.  

Demo buruh di kawasan Patung Kuda Arjuna, Monas, Jakarta Pusat, hari ini, membawa empat tuntutan. Keempatnya adalah pencabutan UU Cipta Kerja (terutama klaster ketenagakerjaan), pencabutan UU Kesehatan, Pencabutan UU Pengembangan dan Penyaluran Sektor Keuangan, serta mewujudkan Sistem Jaminan Sosial Semesta Sepanjang Hayat.

“Itu tujuan utama pada hari ini,” ujar Budi Santoso, Ketua Bidang Politik dan Hubungan Antar Lembaga Dalam Negeri, kepada awak media.

Ia menyebut total ada estimasi yang masuk sekitar 30 ribuan buruh.

Budi menyampaikan target unjuk rasa mendapatkan ruang negosiasi karena mereka telah menyiapkan draf atas UU yang dipersoalkan. Bahkan jika itu harus menunggui Presiden Joko Widodo kembali ke Istana Merdeka. 

“Infonya semalam Pak Jokowi ke luar dari Istana. Kami akan tunggu sampai beliau datang lagi dan berkenan untuk bertemu kami,” ujarnya. (R/David)

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Buruh Membakar Flare, Polisi Lantunkan Sholawat Untuk Menenangkan Massa

Trending Now

Iklan