Iklan

Warga Mengeluh, Kepala Kantor Pos Masamba Aras di Duga Persulit Warga Menerima BST Di Malangke

SuaraNegeri.com
29 Juli 2021 | 09:44 WIB Last Updated 2021-07-29T02:44:18Z

SUARA NEGERI ■ Kepala Kantor Pos Masamba Aras diduga mempersulit masyarakat untuk menerima bantuan sosial tunai (BST) Pusat, di Aula Kantor camat Malangke, pada Rabu (28/07/2021).

Diketahui, sebanyak 6 (Enam) Desa di Kecamatan Malangke menerima BST pusat yakni Desa Tandung, Tingkara, Ladongi, Takkalala, Salekoe dan Tolada.

Salah satu penerima BST, yang enggan disebutkan jatidirinya mengatakan, bahwa sekarang sangat sulit untuk menerima BST, walaupun sudah membawa KK Asli si Penerima.

"Jika kita mewakili salah satu penerima diharuskan ada KTP-el asli. Padahal sebelumnya asalkan kita sudah bawa KK asli si penerima dan yang mewakili juga bawa KTP-el aslinya, kita langsung terima BST itu," ucapnya.

"Kita ini masyarakat kecil dan kami juga bukan penipu sampai dipersulit untuk menerima BST," ungkapnya dengan nada kesal.

Ia melanjutkan, bahwa banyak masyarakat penerima BST banyak yang pulang dengan tangan kosong.

"Kasihan banyak masyarakat pulang tidak menerima BST-nya, hanya karena tidak membawa KTP-el Asli si penerima yang akan diwakili, padahal mereka bawa KK asli si penerima," ujarnya.

"Setahu kami, persyaratan pengambilan/penerimaan BST kita cuma disuruh menunjukkan KTP-el atau KK asli, jadi tidak seharusnya diwajibkan menunjukkan KTP-el asli saja kalau sudah ada KK asli si penerima kita bawa," sambungnya.

Sementara itu, Kepala kantor Pos Masamba Aras mengatakan, bahwa persyratannya itu harus bawa KTP-el dan KK asli.

"Kalau diwakili bawa KTP-el dak KK Asli Suami dan Istri," ungkapnya.

■ accy

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Warga Mengeluh, Kepala Kantor Pos Masamba Aras di Duga Persulit Warga Menerima BST Di Malangke

Trending Now

Iklan