Iklan

Nakes Bersikap Kasar, Pelaksanaan Vaksinasi Massal Di Kota Benteng Menuai Protes Warga

SuaraNegeri.com
02 Juli 2021 | 11:22 WIB Last Updated 2021-07-02T04:22:06Z

SUARA NEGERI ■ Ratusan warga berhasil di vaksin covid-19 secara gratis, kegiatan ini digelar dalam rangka mencegah penyebaran virus covid-19 dan mendukung gerakan sejuta vaksin. Pelaksanaan vaksinasi massal tersebut berlangsung di kota Benteng, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, pada Jumat (2/7/2021).

Namun ada kejadian kecil terjadi dan seharusnya tidak bisa dipertontonkan oleh seorang pelayan masyarakat. Ketika seorang petugas kesehatan yang bertugas menunjuk seorang dengan suara besar dan terkesan menggertak. 

"Pakai Masker Pak !!!,".  Sementara orang tersebut yang diketahui belakangan adalah Ketua LSM bernama Imran Hasan P. Patomboni. 

Imran Hasan P. Patomboni tidak menerima perlakuan tersebut karena ia saat itu menggunakan masker, dan Ia dengan tegas menyayangkan kelakuan pelayan masyarakat tersebut. 

"Ini tidak bisa dicontoh dan pimpinannya wajib mengambil tindakan tegas. Orang seperti ini tidak bisa melayani pak, jangan ditempatkan berhadapan dengan masyarakat Selayar yang sopan santunnya sangat dikedepankan," tegas Imran Hasan. 

Kalau begitu semua karakter pelayan masyarakat dibidang kesehatan yang dipasang melayani masyarakat, maka sudah pasti, kepercayaan masyarakat kepada Pemerintah akan menurun dan hal ini perlu mendapat perhatian Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar, dalam hal ini Dinas Kesehatan.

Karena insiden kejadian tersebut, Imran Hasan P. Patomboni mengatakan, merasa ada yang perlu dibenahi dan ia terpaksa menunda mengikuti vaksin covid-19. 

"Biar saya tunda dulu, saya tidak bisa menerima suara besar seperti itu dari seorang perempuan yang menurut saya, saya tidak bersalah, apalagi ini kejadiannya didepan orang banyak," tegasnya. 

Secara umum pelaksanaan vaksinasi massal yang berlangsung di kota Benteng berjalan bagus dan masyarakat telah banyak yang divaksin. Tapi Imran Hasan P. Patomboni menyorot perlakuan petugas kesehatan tersebut, kenapa harus begitu melayani masyarakat Selayar.

Sikap 'kasar' Nakes dalam giat ini pun menuai protes. Terakhir datang dari Rizal, Pelaksana Ketua JOIN Selayar yang berada di lokasi kejadian menjelaskan kalau kejadiannya begitu cepat dan memang seharusnya tidak boleh seperti itu kalau seorang petugas kesehatan. 

"Saya kenal betul sama Imran Hasan P. Patomboni, Ia adalah aktivis media pemerhati pembagunan Selayar dan saat ini masih aktif sebagai Ketua LSM LP-RI Sulsel. Apalagi Pak Imran sudah memperkenalkan diri, tapi tetap ditunjuki dengan suara keras menyebut, biar wartawan dan LSM masa bodoh, itu keluar dari mulut petugas kesehatan perempuan tersebut," jelas Rizal yang kerap disapa Pak Daeng. 

Pak Daeng kepada awak media yang meliput pelaksanaan vaksinasi covid-19 tersebut, menyayangkan kejadian ini dan meminta kepada Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar untuk bisa menyaring petugas-petugas kesehatan dengan menyertakan evaluasi etika dalam melayani masyarakat agar masyarakat Kepulauan Selayar merasa dilayani dengan baik. (Tim).
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Nakes Bersikap Kasar, Pelaksanaan Vaksinasi Massal Di Kota Benteng Menuai Protes Warga

Trending Now

Iklan