-->
  • Jelajahi

    Copyright © SUARANEGERI.COM | BERITA SUARA NEGERI
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Dihipnotis dan Nomor Handphone Dihacker, Kasir Cantik Madani Wilayah NTB Ini Jadi Korban

    SuaraNegeri.com
    02 Juni 2021, 02:32 WIB Last Updated 2021-06-01T19:36:46Z

    SUARA NEGERI ■ Mariana Somu, (26) perempuan, warga asal Boanio, Desa Olaia, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), yang bekerja di Koperasi Madani sebagai Kepala Administrasi atau Kasir Unit, dihipnotis Orang tidak di kenal (OTK) pada kamis 13 Mei 2021.

    Tak hanya itu, karyawati Cantik yang bekerja di Jl. Lintas Sumbawa Bima, RT 02/RW 06, Dusun Buin Panan, Kelurahan Langam, Kecamatan Lopok, Kabupaten Sumbawa, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) itu, mengaku pada nomor Handphone miliknya dihacker serta dituding melakukan pinjaman online di CASH PINTAR dan belum pernah dibayar, pada senin 1 Juni 2021.

    Untuk diketahui, nomor handphone dan foto Mariana Somu, telah disebarluaskan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab, dengan modus hutang pinjaman online.

    Kepada SuaraNegeri.com, pada Senin, (01/06) malam, melalui Pesan Whatsapp, Korban hipnotis Kasir Koperasi Madani, Mariana Somu, menceritakan kronologis kejadiannya, bahwa pada kamis 13 Mei 2021 sekitar pukul 16.00 Wita, ada dua orang ibu mendatangi kantor saya yang beralamat di Jl. Lintas Sumbawa Bima, RT 02/RW 06, Dusun Buin Panan, Kelurahan Langam, Kecamatan Lopok, Kabupaten Sumbawa, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).

    Tujuan kedatangan mereka, kata  Mariana Somu, saya tidak tahu, karena muka mereka sangat asing bagi saya. Mereka meminta KTP, meminta nomor handphone, Minta Nomor dan nama Rekening Bank serta mereka mengambil gambar saya.

    Selang beberapa menit, mereka langsung pulang dan janjinya malam mereka akan datang lagi, tapi kami tunggu sampai malam itu tak kunjung datang.

    "Setelah mereka pulang saya berpikir, mungkin mereka nasabah kami, yang akan melakukan pembayaran dengan cara mentransfer lewat rekening saya," ujar Mariana.

    Akan tetapi, kata Korban Mariana, tidak lama kemudian ada yang kirim pesan whatsapp (wa) ke saya katanya, kamu ada utang pinjaman online di CASH PINTAR yang sampai sekarang belum pernah dibayar, dan bukan hanya  itu, sejak hari itu sampai dengan saat ini hampir 20 orang yang kirim whatsapp ke saya dan semua nomor baru yang tidak saya kenal. 

    "Mereka meminta saya untuk membayar hutang ke CASH PINTAR, dan bukan hanya itu, nama saya juga sudah dicemarkan oleh oknum manusia yang tidak bertanggungjawab, karena selulruh keluarga, sahabat, Perusahaan mengira saya telah melakukan hal tersebut," tuturnya.

    Lebih lanjut marina menuturkan, secara logika ketika saya butuh uang, sayakan seorang kasir di perusahaan koperasi, jadi kalau memang saya membutuhkan uang tersebut tinggal saya melakukan kasbon ke perusahaan tempat saya bekerja dan pembayarannya langsung potong gaji diakhir bulan, tidak mungkin saya berhutang di tempat lain, bebernya.

    Mariana Somu menerangkan, bahwa orang tersebut telah menghacker nomor handphone saya dan akan mengirim pesan ke semua nomor kontak saya dengan pesan seperti dibawah ini, "Tolong sampaikan kepada MARIANA SOMU 081246054805 untuk bayarkan hutangnya siang ini di CASH PINTAR. BELIAU BELUM MEMBAYARKAN hutang kami terpaksa menghubungi kontak jaminannya,".

    Mariana Somu menegaskan bahwa, saya tidak pernah melakukan pinjaman online di CASH PINTAR, dan jika ada yang mengirim pesan whatsapp mengatasnamakan nama saya itu bukan saya, dan kalau bisa nomor yang bersangkutan tersebut dilaporkan ke Pihak yang berwajib, takutnya ada lagi yang menjadi korban penipuan seperti saya ini, dengan modus Utang Pinjaman online di CASH PINTAR, tandasnya.

    "Saya berharap kepada seluruh keluarga, sahabat, teman dan pihak perusahaan, jika ada yang mengirim pesan whatsapp mengatasnamakan saya, saya minta tolong agar jangan sekali-sekali meresponnya, kerena itu hanya modus penipuan," imbuhnya. 

    Ia menambahkan, jika ada orang yang bertamu di rumah kita wajib untuk menanyakan darimana dan ada perlu apa, agar kejadian yang menimpa saya jangan terjadi lagi kedepannya, baik saya sendiri maupun seluruh masyarakat lainnya.

    Hingga diturunkan berita ini, Mariana Somu, korban hipnotis dan modus penipuan yang dilakukan oleh orang tidak bertanggungjawab, mengaku tidak mengalami kerugian apapun.(Andhy)

    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Berita Terbaru