-->
  • Jelajahi

    Copyright © SUARANEGERI.COM | Sumber Berita Terpercaya
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan Halaman Depan

    Malam-malam Babinsa Bayumeneng Cek Bendungan Barang Sungai Dolok, Begini Kondisinya

    Suara Negeri
    29 Januari 2021, 19:40 WIB Last Updated 2021-01-29T12:40:09Z
    Malam-malam Babinsa Bayumeneng Cek Bendungan Barang Sungai Dolok, Begini Kondisinya

    SUARA NEGERI ■ Peristiwa banjir yang terjadi di 5 desa di Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak beberapa pekan lalu menjadi hal yang tak dapat dilupakan warga Mranggen. Mengingat Kecamatan Mranggen berada di dataran yang cukup tinggi, dan jarang terjadi banjir bandang.

    Banjir bandang sungai Dolok ini disebabkan ada tumpukan sampah bambu yang menyumpat di salah satu jembatan yang berada di Dukuh Mberawah Desa Tamansari, dan curah hujan yang tinggi di daerah hulu, yakni di daerah Kecamatan Pringapus, Kabupaten Semarang.

    Untuk mengantisi hal tersebut, Babinsa Koramil 12/Mranggen Kodim 0716/Demak Serda Achmad Safii mengecek kondisi Bendung Barang (Sungai Dolok) yang berada di wilayah binaannya yakni Desa Banyumeneng, semalam (28/01/2021).

    Saat dikonfirmasi, Serda Achmad Safii mengatakan pengecekan kondisi TMA (Tinggi Muka Air) Bendung Barang bertujuan sebagai langkah antisipasi bencana banjir kiriman akibat curah hujan tinggi di kawasan hulu sungai.

    “Apalagi sekarang di wilayah Desa Mranak, Kecamatan Pringapus mengalami hujan lebat. Kita harus sigap dalam memantau dan mengecek kondisi TMA di Bendung Barang, sehingga banjir seperti pekan lalu dapat diantisipasi,” ujarnya.

    Ia menambahkan, kondisi TMA Bendung Dolok saat ini pukul 19.30 WIB berstatus siaga 4, dengan debet air 98.424 m³/ dtk, Limpas 130 cm, dan cuaca gerimis.

    Untuk itu, ia meminta seluruh warga yang desanya dilewati aliran sungai Dolok untuk tidak panik akan terjadinya banjir, karena sampai saat ini terpantau masih aman. Terlebih saat ini penyebab tersumbatnya aliran air sungai Dolok di desa Tamansari sudah dibersihkan. Akan tetapi, warga tidak boleh lengah dan tetap waspada.

    “Jika ada kenaikan debet air, kita akan segera laporkan ke Komando atas dan pihak terkait, diharapkan nantinya informasi dapat segera diterima warga, sehingga mereka siap siaga manakala terjadi banjir,” tutup Safii.

    ■ pendim/R-01
    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Berita Terbaru

    loading...