-->
  • Jelajahi

    Copyright © SUARANEGERI.COM | BERITA SUARA NEGERI
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Gara-gara Obat Nyamuk, Rumah di Padamara Hampir Terbakar

    SuaraNegeri.com
    17 Januari 2021, 09:16 WIB Last Updated 2021-01-17T02:16:18Z
    Gara-gara Obat Nyamuk, Rumah di Padamara Hampir Terbakar

    SUARA NEGERI ■ Kebakaran hampir terjadi di rumah Sokadi (60) warga Desa Gemuruh, Kecamatan Padamara, Kabupaten PurbaIingga, Sabtu (16/1/2021). Walaupun tidak sampai membakar rumah, namun api yang berasal dari obat nyamuk bakar sempat menghanguskan kasur berikut tempat tidur dan lemari di rumah tersebut.

    Kapolsek Padamara AKP Tri Arjo Irianto mengatakan, bahwa api membakar sebuah kasur dan tempat tidur serta lemari di salah satu kamar rumah korban. Penyebabnya diduga kuat dari obat nyamuk bakar yang dinyalakan korban.

    "Obat nyamuk bakar ditaruh di atas lemari samping tempat tidur. Diduga obat nyamuk tersebut jatuh ke atas kasur yang kemudian membakarnya," kata kapolsek.

    Kebakaran pertama kali diketahui oleh Rokhiman (47) pada pukul 16.00 WIB. Saksi yang saat itu melintas melihat ada kepulan asap dari rumah korban. Saksi kemudian meminta tolong warga yang kemudian mengecek sumber asap. Sedangkan pemilik rumah sedang berada di luar saat kejadian. 

    Saat dilakukan pengecekan ternyata kasur di dalam kamar sudah dalam kondisi terbakar. Api juga membakar tempat tidur dimana kasur terletak. Selain itu, lemari pakaian di sebelahnya ikut terbakar sebagian. 

    “Api berhasil dipadamkan warga dengan air dan alat seadanya sehingga tidak merembet ke bangunan rumah,” kata kapolsek.

    Gara-gara Obat Nyamuk, Rumah di Padamara Hampir Terbakar

    Walaupun tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun api sempat membakar sejumlah barang. Barang yang terbakar yaitu tempat tidur, kasur serta sebagian lemari pakaian. Kerugian ditaksir mencapai Rp. 10 juta.

    Kapolsek menghimbau kepada warga agar berhati-hati saat menyalakan obat nyamuk bakar. Pastikan obat nyamuk tidak diletakkan di tempat yang berpotensi menyebabkan kebakaran. Sehingga peristiwa serupa bisa dihindari. 

    ■ Imam Santoso/Hms
    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Berita Terbaru