-->
  • Jelajahi

    Copyright © SUARANEGERI.COM | Sumber Berita Terpercaya
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan Halaman Depan

    Dampingi Pemakaman Warga Dengan Protokol Covid-19, Ini Penjelasan Babinsa Desa Mranak

    Suara Negeri
    25 November 2020, 10:43 WIB Last Updated 2020-11-25T03:43:18Z
    Dampingi Pemakaman Warga Dengan Protokol Covid-19, Ini Penjelasan Babinsa Desa Mranak

    SUARA NEGERI ■ Babinsa Desa Mranak Koramil 03/Wonosalam Kodim 0716/Demak Serda Gama melaksanakan pendampingan pemakaman warga dengan protocol Covid-19 di TPU Desa Mranak, Kecamatan Wonosalam, semalam (23/11/2020).

    Warga yang berinisial Shr (69) meninggal dunia setelah dirawat di RSUD Sunan Kalijaga Demak dengan status terkonfirmasi Covid-19. Dirinya menyusul istrinya Ls (65) yang beberapa hari sebelumnya juga meninggal dunia dengan status terkonfirmasi.

    Menurut keterangan Babinsa Serda Gama, pada hari Jumat tanggal 14 November lalu, almarhum Shr (69) bersama istrinya Ls (65) dilarikan ke RSUD Sunan Kalijaga oleh pihak keluarga. Setelah dilakukan swab, keduanya dinyatakan terkonfirmasi dan harus di rawat inap di rumah sakit.

    “Pada hari Sabtu (14/11) sore, istri dari almarhum Shr (69) dinyatakan meninggal dunia oleh pihak rumah sakit, dan dimakamkan dengan protocol pemakaman Covid-19,” ujarnya.

    Dijelaskannya, dalam kehidupan sehari-hari, almarhum Shr (69) hanya tinggal serumah dengan almarhumah istrinya. Sementara kedua anaknya sudah berkeluarga dan tinggal di Semarang.

    “Jadi setelah anak-anaknya menikah, almarhum Bapak Shr (69) hanya tinggal serumah dengan almarhumah istrinya Ls (65),” terang Gama.

    Selama prosesi pemakaman almarhum, Babinsa kelahiran kota Demak ini menghimbau pihak keluarga, kerabat dan tetangga untuk tidak mendekat ke jenazah. Setelah tim Paskuman DKK Kabupaten Demak selesai menguburkan, baru diperbolehkan mendekat ke pusara untuk mendoakan almarhum.

    “Dan tentunya semua wajib menggunakan masker, menjaga jarak aman dengan orang lain, guna meminimalisir penyebaran Covid-19,” katanya.

    Selain itu, dirinya secara pribadi juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan. Dan meminta pihak keluarga untuk tidak mengadakan acara tahlilan dengan skala besar.

    “Semoga almarhum mendapatkan tempat yang layak di sisi-Nya. Dan keluarga yang ditinggalkan diberi kesabaran,” tandas Babinsa yang pernah berdinas di Kota Tasikmalaya ini.

    Hadir dalam pemakaman, Kepala Desa Mranak ibu Wartiwi, petugas Puskesmas Wonosalam 1 beserta Bidan desa, anggota Polsek Wonosalam dan pihak keluarga, kerabat dan tetangga almarhum. (pendim/red)

    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Berita Terbaru

    loading...