BPAN Maluku Akhiri Konsolidasi di Haruku, Dorong Pemuda Adat Jaga Identitas dan Wilayah Adat

SuaraNegeri.com
Kamis, 30 April 2026 | 23:44 WIB Last Updated 2026-04-30T16:44:34Z

Maluku - Kegiatan konsolidasi regional Barisan Pemuda Adat Nusantara (BPAN) wilayah Kepulauan Maluku resmi ditutup pada Kamis (30/4/2026) di Rumah Kewang, Kecamatan Pulau Haruku, Kabupaten Maluku Tengah. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari sejak Selasa (28/4/2026) ini diisi dengan berbagai agenda penguatan kapasitas dan refleksi gerakan pemuda adat.

Penutupan kegiatan diawali dengan sambutan dari jajaran pengurus Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) Maluku dan BPAN, yang menekankan pentingnya menjaga eksistensi adat dan memperkuat peran generasi muda dalam merawat warisan leluhur.

Ketua Umum BPAN, Hero Aprila, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Negeri Haruku sebagai tuan rumah yang telah memberikan dukungan penuh selama kegiatan berlangsung.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada tuan rumah, terutama ibu-ibu yang telah menyiapkan makanan dan tempat tinggal bagi peserta selama kegiatan ini,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya generasi muda adat untuk terus menjaga dan merawat tradisi serta membangun koneksi pemikiran dengan para tetua adat.

“Kita harus lebih banyak berbicara tentang bagaimana merawat adat dan budaya, serta bagaimana generasi kita dapat terhubung dengan nilai-nilai yang diwariskan orang tua,” tambahnya.

Menurutnya, di era digital saat ini, pemuda adat perlu memanfaatkan media sosial sebagai sarana memperkenalkan identitas dan jati diri kepada publik luas.

“Media sosial harus menjadi ruang untuk menunjukkan siapa kita sebenarnya, tanpa melupakan akar budaya yang kita miliki,” tegasnya.

Hero juga berharap konsolidasi ini mampu memperkuat komitmen pemuda adat di Maluku dalam menjaga warisan leluhur.

“Biarlah slogan ‘katong orang sudara’ menjadi pemantik kebersamaan dan kekuatan dalam membangun solidaritas pemuda adat,” tuturnya.

Sementara itu, Dewan AMAN Daerah Lease, Clif Kissya menyampaikan bahwa selama tiga hari kegiatan, para peserta mendapatkan banyak pembelajaran terkait adat dan budaya.

“Yang paling penting, kita memiliki tanah dan kampung yang memberi kehidupan bagi kita. Itu harus dijaga,” ungkapnya.

Ketua AMAN Maluku, Lenny Patty, yang sekaligus menutup kegiatan tersebut, mengajak seluruh peserta untuk menjadikan semangat gerakan sebagai aksi nyata.

“Bangkit, bersatu, bergerak, dan mengurus wilayah adat. Semoga ini bukan sekadar slogan, tetapi diwujudkan dalam tindakan,” tegasnya saat menutup kegiatan.

Sebagai penutup, kegiatan dirangkaikan dengan pentas budaya yang menampilkan tarian Toki Gaba-gaba oleh pengurus Kampung BPAN Haruku dan Samet, Persembahan lagu dari Pengurus Daerah BPAN Aru. Acara juga diisi dengan pembacaan puisi oleh Moses Serihollo dari BPAN Nuduwasiwa serta Eston Halamury dari Pengurus Wilayah BPAN Maluku.

Konsolidasi ini diharapkan menjadi momentum penting dalam memperkuat jaringan, solidaritas, serta peran strategis pemuda adat dalam menjaga dan mengelola wilayah adat di Maluku.(Eston)
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • BPAN Maluku Akhiri Konsolidasi di Haruku, Dorong Pemuda Adat Jaga Identitas dan Wilayah Adat

Trending Now

Iklan