Dinkes Bali Pastikan Belum Ditemukan Kasus Super Flu di Denpasar

SuaraNegeri.com
Rabu, 07 Januari 2026 | 08:09 WIB Last Updated 2026-01-07T01:09:30Z

SUARA NEGERI | DENPASAR — Data terbaru Kementerian Kesehatan menyebut sebanyak 62 Warga Negara Indonesia (WNI) telah terjangkit super flu.  Super flu disebabkan oleh virus Influenza A (H3N2) subclade K. 

Menurut data Kemenkes, temuan superflu pertama kali terdeteksi di Indonesia pada Agustus 2025 melalui sistem surveilans ILI-SARI dan Whole Genome Sequencing (WGS). 

Terkait hal itu, Dinas Kesehatan Kota Denpasar melakukan langkah antisipasi. Kepala Dinas Kesehatan Kota Denpasar, AA Ayu Candrawati memastikan, hingga saat ini tak ditemukan kasus super flu di Denpasar. 

Meski demikian, pihaknya melakukan berbagai langkah antisipasi. 

"Kita tingkatkan kewaspadaan melalui peningkatan peran surveilans dalam Sistem Kewaspadaan Dini dan Respon (SKDR)," kata Candrawati, hari ini (7/1).

Pihaknya juga meningkatkan kesiapsiagaan fasilitas layanan kesehatan di Denpasar mulai dari Puskesmas, rumah sakit, klinik, dan fasilitas kesehatan lainnya. 

Ia mengimbau masyarakat untuk meningkatkan dan membudayakan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). 

Dengan menjaga kebersihan lingkungan, serta Istirahat cukup serta mengkonsumsi makanan bergizi seimbang untuk memperkuat sistem kekebalan tubuh, apalagi dimusim cuaca ekstrem ini. 

"Menggunakan masker saat bepergian ke luar rumah atau saat sakit. Lalu menjaga jarak dan menghindari kerumunan jika memungkinkan," paparnya.

Gejala super flu konon kabarnya muncul secara tiba-tiba, biasanya dalam waktu dua hingga tiga hari setelah terpapar virus. Oleh karena itu, penting bagi semua untuk mengenal penyakit super flu, termasuk penularan dan langkah pencegahannya. (Made)

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Dinkes Bali Pastikan Belum Ditemukan Kasus Super Flu di Denpasar

Trending Now

Iklan