Dua Hari Murid SD Cumpiga Mogok Sekolah, Ternyata Ini Penyebabnya

SuaraNegeri.com
04 November 2023 | 23:44 WIB Last Updated 2023-11-04T16:44:06Z

SUARA NEGERI  | BONE — Murid SD inpres 3/77 Cumpiga mogok sekolah, lantaran diduga oknum guru yang telah melakukan kekerasan di sekolah tersebut kembali mengajar. Informasi sebelumnya, oknum guru dimaksud sudah di pindahkan ke tempat lain.

Sekitar satu bulan lalu, oknum Guru inisial SK yang melakukan kekerasan terhadap murid kelas V (Lima) dengan menggunakan tali, oleh warga telah diadukan ke Pemerintah setempat.

Kepala Sekolah SD Inpres 3/77 Cumpiga, Asmawati, saat dikonfirmasi awak media enggan berkomentar banyak terkait kasus dugaan kekerasan terhadap siswanya.

“Di tiru dari ucapan kepala sekolah saat itu, bicara sama kepala desa saja, sudah di mediasi. Sudah menghadap di dinas juga,” ujarnya, melalui pesan singkat celuler.

Kepala Desa Cumpiga, Kecamatan Awangpone, kabupaten Bone, provinsi Sulawesi Selatan, Andi Padauleng menjelaskan, kronologis kejadian ini berdasarkan adanya dugaan kekerasan terhadap siswa di SD inpres 3/77 cumpiga, hingga orangtua murid sepakat melarang anaknya ke sekolah sejak jumat kemarin.

“Guru yang memukul itu sekitar sebulan yang lalu dipindahkan, namun beberapa hari ini kembali lagi ke sekolah. Warga merasa komitmen dilanggar, apalagi ada perbuatan yang dilakukan. Sudah dua hari tidak ke sekolah sejak jumat,” jelas Andi Padauleng, Kepala Desa Cumpiga, pada Sabtu (4/11/2023).

Lanjutnya, bahwa hal tersebut sudah di laporkan ke Dinas Pendidikan Kabupaten Bone, dan Oknum Guru itu dipindahkan ke Desa Carebbu.

“Kemarin (jumat) saya menghadap, dan guru ini sudah dibuatkan surat pindah sementara, statusnya titipan. Saya juga sudah sampaikan ke warga, sebagai bukti aspirasinya, biar anaknya segera kembali ke sekolah,” Ungkap Andi Padauleng.

SD Inpres 3/77 Cumpiga adalah sebuah lembaga sekolah SD negeri yang berlokasi di Cumpiga, Kab. Bone.

SD negeri ini pertama kali berdiri pada tahun 1977. Sekarang SD Inpres 3/77 Cumpiga menggunakan kurikulum belajar SD 2013. SD Inpres 3/77 Cumpiga dipimpin oleh seorang kepala sekolah yang bernama Asmawati dan operator sekolah Rahmiani. (rl/ndi/sik)
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Dua Hari Murid SD Cumpiga Mogok Sekolah, Ternyata Ini Penyebabnya

Trending Now

Iklan