Iklan

Gempa Magnitudo 7,9 Guncang Laut Banda, Terjadi Kerusakan Parah di Rumah-rumah Warga di Saumlaki

SuaraNegeri.com
10 Januari 2023 | 06:46 WIB Last Updated 2023-01-09T23:46:31Z

SUARA NEGERI | MALUKU — Gempa Magnitudo 7,9 mengguncang Laut banda, Maluku Barat Daya, pada Selasa (10/1/2023) dini hari, pukul 00.47.34 WIB. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika menunjukkan gempa ini memiliki parameter update dengan magnitudo M7,5. 

Melansir laman resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) gempa terjadi pukul 00.47 WIB. "Gempa berpotensi tsunami," tertulis dalam keterangan awal BMKG. 

Episenter gempa terletak pada koordinat 7,37° LS ; 130,23° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 136 Km arah Barat Laut Maluku Tenggara Barat, Maluku pada kedalaman 130 km.

Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG Daryono mengatakan, memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa Maluku yang terjadi merupakan jenis gempa menengah akibat adanya aktivitas subduksi Laut Banda. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault).

Gempa sempat menimbulkan peringatan dini tsunami, namun berdasarkan hasil pengamatan tide gauge di sekitar sumber gempa, kata Daryono, hingga pukul 03.00 WIB tidak tercatat adanya perubahan tinggi muka air laut yang signifikan.

"Peringatan dini tsunami akibat gempa Laut Banda M7,9 dinyatakan telah berakhir pada pukul 3.43 WIB," katanya.

Berdasarkan informasi di lapangan, terjadi kerusakan parah di rumah-rumah warga di Saumlaki Kabupaten Kepulauan Tanimbar. Hingga pukul 03.00 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya 4 aktivitas gempabumi susulan (aftershock) dengan magnitudo M5,5; M4,8; M4,5 dan M4,1.
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Gempa Magnitudo 7,9 Guncang Laut Banda, Terjadi Kerusakan Parah di Rumah-rumah Warga di Saumlaki

Trending Now

Iklan