-->
  • Jelajahi

    Copyright © SUARANEGERI.COM | BERITA SUARA NEGERI
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Keluarga Teroris Poso yang Tewas Sudah Berikan Sampel DNA

    SuaraNegeri.com
    18 Juli 2021, 12:49 WIB Last Updated 2021-07-18T05:49:22Z

    SUARA NEGERI ■ Identitas kedua jenazah teroris Poso yang tewas karena tindakan tegas terukur oleh tim tricakti III TNI satgas Madago Raya pada minggu (11/7/2021) di pegunungan batu tiga Tokasa, Desa Tanalanto, Kecamatan Torue, Kabupaten Parimo, terus dicari kejelasan identitasnya.

    Setidaknya sampai saat ini, Satgas Madago Raya telah mengambil sampel dari keluarga terdekat kedua jenazah teroris Poso yang tewas.

    DNA (deoxyribonucleic acid) atau asam deoksiribonukleat. DNA merupakan materi genetik yang menentukan sifat dan karakteristik fisik seseorang. DNA adalah informasi genetic yang dimiliki makhluk hidup yang akan diturunkan pada keturunannya.

    Sumber dalam melakukan uji DNA dapat diambil dari darah, jaringan lunak, tulang dan gigi, air liur, akar rambut, sel kulit mati dan sperma,

    Kasatgas Humas Ops Madago Raya melalui Wakasatgas Humas Akbp Bronto Budiyono membenarkan sampai dengan hari ini ada beberapa orang keluarga dua jenazah teroris Poso yang sudah diambil sampel DNA nya, Palu (18/7/2021). 

    Sampel DNA diperlukan dari keluarganya untuk mengetahui identitas pasti kedua jenazah teroris Poso yang saat dievakuasi sudah dalam keadaan membusuk, sehingga menyulitkan identifikasi saat diterima rumah sakit Bhayangkara Palu, Jelas Bronto

    Identifikasi melalui pengambilan sidik jari oleh tim inafis Polda Sulteng terhadap kedua jenazah sudah dilakukan tetapi hasilnya perlu didukung dengan adanya pemeriksaan sampel DNA,

    Sehingga diharapkan kepada masyarakat dan media untuk tetap sabar menunggu walaupun telah beredar dugaan nama-nama teroris yang meninggal dunia, tetapi kita tunggu hasil pemeriksaan sampel DNA, perkembangan hasilnya akan segera diumumkan.

    "Satgas Madago Raya terus menghimbau kepada sisa DPO teroris Poso untuk sebaiknya segera menyerahkan diri guna menghadapi proses hukum, agar tidak ada korban-korban lagi akibat kontak tembak," pungkas Wakasatgas humas ini. 

    ■ Jamal /hms
    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Berita Terbaru