-->
  • Jelajahi

    Copyright © SUARANEGERI.COM | BERITA SUARA NEGERI
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Wabup Badrun : Kekerasan Terhadap Perempuan Dan Anak Bentuk Pelanggaran HAM

    SuaraNegeri.com
    16 April 2021, 01:15 WIB Last Updated 2021-04-15T18:15:17Z

    SUARA NEGERI ■ Wakil Bupati (Wabup) Parigi Moutong (Parimo) H Badrun Nggai SE mengatakan, kekerasan terhadap perempuan dan anak bentuk pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) yang perlu dilindungi. 

    "Kekerasan terhadap perempuan dan anak bentuk pelanggaran HAM, maka perlu dilindungi utamanya harga diri dan martabatnya dengan fitrah dan kodratnya tanpa diskriminasi," ucap Badrun saat membuka kegiatan Pelatihan Pemberdayaan Organisasi Perempuan Dalam Pencegahan dan Pendampingan Korban Kekerasan Perempuan dan Anak, bertempat di Hotel Anutapura Parigi, pada Kamis (15/4/21).

    Lanjut Wabup, faktor yang memicu seringkali terjadinya kekerasan terhadap perempuan dan anak adalah disebabkan rendahnya tingkat ekonomi, pendidikan, norma agama dan pengetahuan tentang hukum 

    Akibatnya, kata dia, tindakan tersebut sangat berpengaruh besar bagi para korban, baik berupa gangguan pisik maupun psikis sehingga menimbulkan trauma yang mendalam bagi korban. 

    "Saya berharap melalui kegiatan ini, mari bersama kita wujudkan kepedulian terhadap perlindungan perempuan dan anak dengan terus meningkatkan pengetahuan tentang cara pencegahan, penanganan dan alur serta dampak korban kekerasan berbasis perempuan dan anak," harapnya.

    Sambung Wabup Badrun,  perlindungan bagi perempuan dan anak telah diupayakan Pemerintah melalui berbagai program yang secara keseluruhan bertujuan untuk mencegah berbagai bentuk diskriminasi terhadap perempuan, serta penguatan ekonomi perempuan dalam mencegah kekerasan terhadap perempuan dan anak.

    "Melihat pentingnya kegiatan ini, saya berpesan kepada peserta pelatihan agar dapat mengikuti kegiatan ini dengan sebaik-baiknya dalam memahami setiap materi yang di sampaikan oleh para narasumber," jelasnya.

    "Saya juga berharap dengan dilaksanakannya kegiatan ini mampu membangun gerakan bersama menekan hingga menghapuskan angka tindak kekerasan terhadap perempuan dan anak khususnya di Kabupaten Parigi Moutong," tutupnya.

    (Jamal / Diskominfo)
    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Berita Terbaru