-->
  • Jelajahi

    Copyright © SUARANEGERI.COM | BERITA SUARA NEGERI
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Takut Gempa Susulan, Ribuan Warga Pulau Bonerate Memilih Tinggal Ditempat Pengungsian

    SuaraNegeri.com
    15 Desember 2021, 11:22 WIB Last Updated 2021-12-15T04:22:26Z
     

    SUARA NEGERI ■ Ribuan warga Pulau Bonerate, Kecamatan Pasimarannu, Kabupaten Kepulauan Selayar sampai hari Selasa (14/12/2021) malam, masih terus bertahan ditenda pengungsi darurat yang didirikan warga saat menyelamatkan diri di daratan yang lebih tinggi.

    Kondisi ini juga terjadi di 4 Kecamatan Kepulauan lainnya, yakni Pulau Kalotoa, Kecamatan Pasilambena, Pulau Kayuadi, Kecamatan Taka Bonerate dan Pulau Jampea, Kecamatan Pasimasunggu Timur. Dimana masyarakat lebih memilih tinggal ditempat yang lebih tinggi dan jauh dari pinggir pantai.

    Salah satu warga yang ada di Pulau Bonerate yang kerap disapa Moge saat dihubungi via telpon mengatakan, bahwa masyarakat saat ini lebih memilih tinggal sementara waktu ditempat pengungsi karena alasan takut akan terjadi gempa susulan yang kembali bisa berpotensi tsunami.

    "Khusus di pulau Bonerate ada beberapa titik tempat pengungsian yang ditempati masyarakat. Kebanyakan pengungsi dari kalangan perempuan dan anak-anak. Dan untuk saat ini yang dibutuhkan para pengungsi yakni selimut agar tidak kedinginan dan tenda supaya saat hujan tidak basah," ujar Moge.

    Saat ditanya terkait kondisi masyarakat ataupun keluarga yang ada di Pulau Kalotoa Kecamatan Pasilambena, Moge menyampaikan bahwa sampai malam ini dia masih susah berkomunikasi dengan keluarganya yang ada di pulau tersebut.


    Untuk diketahui akibat gempa yang terjadi di Larantuka, NTT, mengakibatkan sejumlah rumah, sekolah dan bangunan lainnya mengalami kerusakan di beberapa wilayah Kecamatan Kepulauan dan dua Kecamatan yang terdampak parah yakni Kecamatan Pasimarannu dan Kecamatan Pasilambena yang dekat dengan pusat terjadinya gempa.

    Bupati Kepulauan Selayar H. Muh Basli Ali mengatakan, hingga saat ini masyarakat sementara kami arahkan untuk tetap berada di lokasi pengungsian yang telah ditetapkan, karena dikhawatirkan jangan sampai ada gempa susulan.

    “Pemerintah Daerah Kepulauan Selayar telah mendirikan dapur umum ditempat-tempat yang telah ditunjuk sebagai tempat pengungsian atau penampungan masyarakat,” ungkap Bupati Kepulauan Selayar, pada Selasa (14/12/2021) malam.

    Demikian pula Tim Kesehatan di 2 Kecamatan yakni Kecamatan Pasilambena dan Pasimarannu sudah bergerak memberikan pelayanan terhadap warga yang butuh penanganan medis. 

    Sementara itu, dari hasil pantauan awak Media didaratan Selayar juga terdapat beberapa titik pengungsian yang sementara ditempati oleh warga yang sedang mengungsi, seperti Kantor Satpol PP, Balai Latihan Kerja, Bontokalihara dan Puncak Tanadoang. (Tim).


    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Berita Terbaru